Masyarakat Antusias Ramaikan Festival Makan Durian

February 1, 2020 by  
Filed under Agrobisnis

SENDAWAR – Masyarakat antusiasn meramaikan Festival makan durian ke II tahun 2020 yang digagas Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) di Taman Kota Sendawar, komplek Kantor Bupati, Jumat (31/1/2020).

Bupati FX. Yapan, Sekdakab Yacob Tullur, ketua pkk Kubar Yayuk Seri Rahayu Yapan saat mencicipi buah durian

Tahun ini, sebanyak 2.600 durian didatangkan dari Kampung Temula, Dempar, Mook Manar Bulant, Geleo Asa, Melapeh, Sekolaq Darat dan Sembuan.

Bupati FX. Yapan dalam sambutannya menyampaikan seluruh masyarakat Kubar memanfaatkan lahan kosong dengan menanam buah –buahan lokal khusus yang menjadi ikon lokal Kubar.

Ke depan, akan dapat mendorong peningkatan ekonomi kerakyatan, guna terwujudnya Kubar yang semakin adil, mandiri dan sejahtera berlandaskan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kita semua tahu Kalimantan adalah pusat tumbuhnya beraneka ragam buah durian,” ujar Yapan.

Dijelaskan Yapan, Kubar merupakan bagian dari Pulau Kalimantan. Salah satu daerah penghasil buah durian terbaik yang tersebar di kampung-kampung di beberapa kecamatan. Ini menandakan Kubar menjadi sentra durian yang menjanjikan peluang ekonomi bisnis.

“Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada TP PKK Kubar serta semua tim yang terlibat bersama sponsor yang sudah menggagas hingga terlaksananya acaranya ini,” tandasnya.

Sementara ketua panitia penyelenggara juga ketua TP PKK Kubar, Yayuk Seri Rahayu Yapan mengatakan, terselenggaranya festival makan durian yang ke II, diharapkan menjadi kalender tetap setiap tahunnya. Even ini dapat menjadi distinasi kuliner di Kubar.

Dikatakan Yayuk, para peserta sangat antusias sekali mengikuti festival makan durian. Jumlah peserta lebih banyak dibanding tahun 2019. Durianpun sangat banyak sekali dari beberapa kampung yang terkumpul hingga mencapai 2.600 buah.

Dijelaskan Yayuk, untuk Kubar sendiri rata-rata kampungnya memiliki pohon durian. Pada tahun ini ada beberapa kampung penghasil buah durian ini tidak berbuah.

“Jika semua kampung di Kubar ini duriannya berbuah akan banjir dengan buah durian Kubar ini, seperti tahun – tahunn sebelumnya,” katanya.

Ia menuturkan, festival sengaja dikemas di lapangan terbuka agar tidak terlihat monoton, lebih menyatu dengan alam serta terkalin suasana yang akrab antara masyarakat satu dengan yang lainnya. Di samping itu kegiatan ini dirangkai dengan penanaman bibit pohon durian untuk melestarikan durian yang ada di Kubar.

“Kita sekarang bukan hanya makan durian, akan tetapi kita juga menanam sekitar 85 bibit pohon durian hari ini,” ucapnya.

Yayuk mengatakan, bibit pohon durian ini berasal dari sumbangan Dinas Lingkungan Hidup, perusahaan dan juga Dinas Pertanian Kubar. Selain itu ada juga lomba durian unggul dari beberapa kampung untuk mencari kualitas durian terbaik.

“Kampung Temula terpilih menjadi pemenang juara 1, Kampung Sekolaq Darat juara 2, Kampung Melapeh juara 3 nya,” tutupnya.

Yayuk berharap pada tahun 2021 mendatang kegiatan festival ini diambil alih oleh Dinas Pariwisata dan menjadi kalender tetap di Kubar.

Festifal makan durian ini dilaksanakan sewaktu musim durian tiba. Tidak ada jadwal yang sama setiap tahunnya. Festival ini diharapkan membuat masyarakat Kubar lebih mencintai buah – buahan lokal dan melestarikannya. (arf).

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.