Porkab Kutim Diputuskan 8 Cabor

January 28, 2020 by  
Filed under Olahraga Lain

SANGATTA– Ketua Komite Nasional Indonesia (KONI) Kutim Heriansyah Masdar menegaskan cabor yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) 1 Kutai Timur (Kutim) tahun 2020 adalah hasil monitoring pengurus KONI ke 18 Kecamatan. Terutama diutamakan terkait ketersediaan venue yang memadai.

“Cabor yang dipertandingkan ada delapan. Yaitu Sepak Bola, Pencak Silat, Atletik, Bulu Tangkis, Bola Voli, Sepak Takraw, Catur, Tenis Meja,” tegasnya pada launching Logo Porkab dan Konferensi Pers KONI Kutim, Selasa (28/1/2020) di Sektretariat KONI Kutim, Jl Soekano Hatta, Sangatta.

Dia menjelaskan latar belakang dilaksanakannya Porkab 1 Kutim tahun 2020 adalah karena belum tergalinya potensi atlet di desa atau kecamatan diwilayah Pemkab Kutim. Selain itu sudah terbentuknya Koordinator Olahraga Kecamatan di 18 Kecamatan Kabupaten Kutim juga menjadi bagian latar belakang.

Dia menambahkan kembali bahwa untuk penetapan cabor KONI Kutim telah menggelar rapat koordinasi secara intensif di internal pengurus. Sebagai teknis regulatoris pelaksanaan Prokab 1 2020. Serta rapat bersama dengan Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Kutim.

“Melalui ajang Prokab 1 tahun 2020, (Kutim) mencari bibit unggul lokal/SDM lokal untuk dibina, dilatih sesuai dengan minat dan bakat. Untuk menentukan pilihan cabor guna menjadi atlet professional,” tegasnya.

Tujuannya, sambung dia, untuk mempersiapkan atlet lokal Kutim menghadapi even Kejurda (Porprov VII Provinsi Kaltim tahun 2022), Kejurnas dan Even Internasional lainnya,” sebut Heri.

Untuk Porkab pertama ini, panitia menghelat 40 nomor. Dengan jumlah medali 119 keping, serta medali khusus dikalungkan kepada para atlet juara sebanyak 400 keping. (*/hm15)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.