Enam Anggota PSHT Lolos Seleksi Tingkat II Kelas C

January 27, 2020 by  
Filed under Olahraga Lain

SENDAWAR – Perguruan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) membuka pelatihan bagi anggota yang sudah mencapai masa pengabdian 15 tahun. Mereka diwajibkan mengikuti seleksi latihan tingkat II kelas C. Pelatihan diikuti seluruh cabang PSHT Kabupaten dan kota se-Indonesia berlangsung di padepokan PSHT Cabang Samarinda, di Folder, Kelurahan Air Hitam, Sabtu malam (25/1/2020).

Sebanyak 8 anggota yang mengikuti seleksi latihan dan meloloskan 6 orang yang lolos yaitu Kutai Barat (Kubar) diwakili Suparlan dan Gregorial Amaral dan Kutai Timur (Kutim) diwakili Zulkifli, Sutrisno, Sugianto, dan Rohani. Sementara wakil dari Samarinda dan Bontang mengundurkan diri dan tidak lolos seleksi.

Ketua Panitia yang juga sekretaris PSHT Wilayah Kaltim, Suwar Wiguno menyampaikan, Kaltim ditunjuk oleh pusat sebagai pelaksana latihan tingkat II kelas c berdasarkan surat edaran program latihan PSHT Pusat Madiun tahun 2020.

Dikatakan Suwar Wiguno, untuk mengikuti latihan tingkat II kelas c, syarat utamanya adalah menjadi anggota PSHT minimal 15 tahun.

“Kita sahkan malam ini hanya 6 orang anggota se-Kaltim, dari 8 orang yang ikut seleksi,” kata Suwar Wiguno.

Dijelaskan Suwar Wiguno, untuk tahapan latihan ini di pusatkan di zona wilayah Samarinda, Kaltim, seminggu sekali, selama 25 kali latihan, sedangkan di Madiun, latihan sebanyak 7 kali. Seluruh biaya ditanggung oleh siswa yang mengikuti latihan.

Pada awal tahun 2020, peserta yang mengikuti tes latihan tingkat II sebanyak 115 siswa, dan lulus sebanyak 88 siswa dari seluruh cabang PSHT se-Indonesia. Jumlah tersebutditambah 3 tiga orang siswa yang tertunda pengesahannya tahun 2018, sehingga yang mengikuti latihan tingkat II se-Indonesia menjadi 91 orang.

Koordinator Wilayah Kaltim H. Samijo Hadi Wijoyo didampingi pengurus pusat yang juga Ketua Dewan Samarinda dan Kutim, H. Yahmin Suradin berharap seluruh siswanya bisa menjadi bersih hatinya dan tidak mudah berperasangka buruk sama orang lain, serta amanat dan jujur.

Dikatakan, jika nanti para siswa yang mengikuti latihan tingkat II sudah lulus, diharapkan menjadi suritauladan bagi adik – adiknya yang ada di tingkat I, dan apabila jadi pemimpin jadilah pemimpin yang baik dan bijaksana.

“Selama matahari masih bersinar dan bumi masih dihuni oleh manusia, SH Terate tetap jaya kekal abadi selama – lamanya,” tandasnya.

Yahmin Suradin mnenambahkan, dalam tubuh PSHT memasuki masa latihan tingkat II diibaratkan dalam militer sudah berpangkat perwira menengah. Diharapkan menjadi panutan serta bisa mengayomi dan bertanggng jawab didaerah masing – masing.

“ Intinya SH Terate yang diutamakan persaudaraanya. (arf).

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.