Fokus Tekan Angka HIV/AIDS, Pemkab Gandeng KPC Gelar Seminar Kesehatan

January 8, 2020 by  
Filed under Kesehatan

SANGATTA– Memperingati Hari Aids Sedunia 2019, Pemkab Kutim melalui Dinas Kesehatan berkolaborasi dengan PT KPC menggelar seminar kesehatan, di ruang Meranti, Setkab Kutim, (8/1/2020).

Seminar yang mengusung tema “Bersama Masyarakat Meraih Sukses, Akhiri Epidemi HIV/AIDS” ini dibuka Wabup Kasmidi Bulang mewakili Bupati. Kegiatan turut dihadiri perwakilan manajemen PT KPC, Organisasi Amanah Sehat (Oase). Seluruh organisasi wanita diantaranya, GOW, Persit, Jalasenastri, organisasi persatuan istri Polri Bhayangkari, TP-PKK Kabupaten dan kecamatan serta tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Wabup Kasmidi Bulang menyampaikan Hari HIV/AIDS se-dunia yang diperingati setiap 1 Desember adalah momen untuk memperingatkan semua warga di dunia. Bahwa penyakit ini tak boleh dianggap rwmeh. Penyakit yang disebabkan oleh virus HIV sudah menjadi ancaman sangat serius.

“Melalui seminar ini diharapkan bisa menekan penyakit HIV/AIDS,” kata Kasmidi.

Atas nama pemerintah daerah, dia mengucapkan terimakasih atas partisipasi segala unsur masyarakat dan PT KPC. Karena ikut memikirkan serta mengerahkan tenaga secara bersama-sama untuk mengurangi penyebab-penyebab penyakit HIV/Aids  yang ada di daerah.

Kasmidi pun menambahkan acara ini ditujukan untuk pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS. Guna mewujudkan target three zero pada 2030.

Yakni tidak ada lagi penderita baru (Zero New HIV Infection), tidak ada lagi orang meninggal karena AIDS (Zero AIDS Related Death), dan tidak ada lagi stigma negatif terhadap Orang dengan HIV AIDS/ODHA (Zero Stigma and Discrimination).

Seminar sehari tentang Kesehatan memperingati Hari/AIDS Sedunia kali ini, diisi dari narasumber WHO Indonesia, dr Nurhayati. (*/hm7)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.