Infrastruktur dan Transportasi Perlu Perhatian Lebih

December 31, 2019 by  
Filed under Kalimantan Timur

Samarinda-Dua wilayah di Kaltim yakni Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara telah ditetapkan sebagai lokasi ibu kota negara (IKN). Imbas dari hal itu, wilayah sekitar diyakini juga akan dapat keuntungan. Termasuk Samarinda yang nantinya menjadi kota penyangga IKN.

Puji Setyowati

Sebagai kota penyangga, infrastruktur dan transportasi menjadi hal yang perlu mendapat perhatian lebih.

Anggota DPRD Kaltim, Puji Setyowati berkomentar, Samarinda sebagai penyangga utama untuk IKN nanti, perlu adanya perluasan wilayah bandara dari kondisi saat ini.

“Kami rasa IKN ini kan bukan Samarinda saja, di wilayah lain khususnya utara perbatasan Samarinda dengan PPU, Tenggarong dan Balikpapan. Samarinda pasti menjadi penyangga utama karena selain ibu kota provinsi Kaltim, kita berada di tengah 10 kabupaten kota, airport kita harusnya diperbesar lagi,” kata Puji.

Ditambahkan Puji, dalam perluasan wilayah bandara tersebut, perlu dilakukan kajian lebih lanjut terkait teknik desain dan pemetaan yang matang. Tentunya dari perencanaan yang matang, fasilitas tersebut diharapkan bisa digunakan tidak hanya dalam jangka pendek saja, tapi berlaku untuk 50-100 tahun mendatang.

“Perlu pengkajian data engineering design yang kompleks, harus ada mapping yang berlaku untuk 50-100 tahun yang akan datang, tidak seperti sekarang ini, karena tidak layak harus dibongkar secara parsial tidak bisa lagi digunakan, karena kita sudah bicara nasional, itu yang kami harapkan,” ujarnya.

Dari segi infrastruktur, Puji juga memberikan saran kepada pemerintah untuk membuat Detail Engineering Design (DED) sebagai produk yang nantinya akan digunakan untuk membuat sebuah perencanaan detail jangka panjang.

“Nanti ada masukan DED atau detail engineering design, jangan sampai ini hanya berlaku 5-10 tahun tapi jangka panjang, sehingga itu nanti dipakai siapapun pejabat yang akan memimpin,” tambahnya. (adv)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.