Syafruddin Tanggapi Video Protes di Pintu Tol

December 25, 2019 by  
Filed under Kalimantan Timur

Samarinda-Beredarnya video protes sejumlah masyarakat di pintu Tol Balsam kepada para pekerja tol menjadi viral di sosial media. Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kaltim, Syafruddin berpendapat, sebelum aset Tol di serahkan kepusat harus dibahas secara detail termasuk perekrutan pekerja.

Ketua Fraksi PKB DPRD Kaltim, Syafruddin

“Ini kekeliruan kita dari awal, tapi saya kira masih ada waktu dan kesempatan untuk dibicarakan lebih lanjut,”ujarnya.

Politisi partai PKB ini menyarankan, pemerintah provinsi dalam hal ini gubernur untuk memanggil pihak PT. Jasa Marga selaku pengelola Tol Balsam. Harus ada pembahasan terkait slot atau jatah penduduk daerah untuk bekerja.

“Kalau misalnya, SDM daerah tidak mampu bekerja secara teknis minimal bisa menjadi security atau pekerjaan lain yang tidak membutuhkan keilmuan,” tambah Udin.

Syafruddin mengaku, tidak tahu pasti siapa yang melakukan protes di dalam video tersebut. Ia hanya menegaskan apa yang terjadi hanya sebagian kecil persoalan yang mencuat ke publik terkait persoalan penerimaan karyawan. Saat diminta konfirmasi via WhatsApp Selasa, (24/12/2019)

Dikatakan, Gubernur harus berperan karena Tol Balsam adalah aset Pemprov yang di serahkan ke pusat. Pemprov mempunyai aset 3,5 triliun yang bersumber dari APBD Kaltim.

“Yang juga harus di buka ke publik adalah Kaltim itu dapat apa dari tol selain dari secuil persoalan yang mencuat terkait penerimaan karyawan. Bisa jadi masyarakat bertanya Kaltim ini dapat apa dari pengelolaan tol ini,” jelasnya.

Komisi III akan dorong Gubernur untuk memanggil Kementrian BUMN dalam hal ini sebagai regulator dan PT. Jasa Marga sebagai operator.

“Kita sedang mendorong gubernur untuk mengambil langkah ini karena ini ranahnya eksekutif, hal ini harus dibicarakan bersama-sama antara pihak-pihak terkait, nanti kalo ada lagi aroma protes dari masyarakat baru Dewan yang akan bergerak,” tutupnya. (adv)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.