Budisatrio: Adil Itu Yang Sesuai Porsinya

December 24, 2019 by  
Filed under Kutai Kartanegara

SAMARINDA – Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI merupakan 4 pilar kebangsaan yang jadi penyangga keutuhan bangsa Indonesia. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Budisatrio Djiwandono dalam sosialisasi empat pilar kebangsaan diikuti sejumlah perwakilan tokoh masyarakat, tokoh agama dan kelompok budi daya ikan di Loa Kulu, Kutai Kartanegara, awal Desember lalu.

Budisatrio Djiwandono yang juga Angggota DPR RI Dapil Kaltim menjelaskan 4 pilar terlahir melalui empat peristiwa bersejarah, yakni Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Penetapan Pancasila pada 1 Juni 1945, Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dan pengesahan UUD 1945. Atas 4 peristiwa itu, lahirlah NKRI yang menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang besar.

“Sebagai bangsa yang besar, bukan hal mudah untuk pertahankan 4 pilar kebangsaan. Karena negara ini terdiri dari berbagai macam ras, suku, adat istiadat, agama dan budaya. Karena itu, sebagai warga negara harus memaknai 4 pilar kebangsaan dengan menjaga persatuan dan kesatuan, sehingga dapat menempatkan diri secara proporsional dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya di Samarinda dan umumnya di Kaltim,” ujar Budi

Menurutnya, menghadapi era globalisasi tak dapat dipungkiri jika kemudian hari akan ada oknum atau gerakan yang mencoba untuk mematahkan 4 pilar kebangsaan. Inilah yang harus diantisipasi agar 4 pilar kebangsaan tetap utuh, baik dengan pendekatan kultural dibarengi perkenalkan budaya dan kearifan lokal, pendekatan edukatif, pendekatan hukum dan pendekatan struktural.

“Saya berharap 4 pendekatan dalam menjaga 4 pilar dapat diterapkan di lingkungan masyarakat. Kepada seluruh generasi muda juga diingatkan agar tak terjebak dalam gerakan separatisme, tetap menjaga keutuhan tanah air dan pelihara persatuan dan kesatuan,“ harapnya.

“Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, artinya adil yang sesuai porsinya itu kata kunci yang penting,” pungkasnya (*)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.