TA PSD Mohon doa dan Dukungan

November 6, 2019 by  
Filed under Kesehatan

Tengggarong -Terpilihnya Posyandu Kasih Bunda, Desa Prangat Selatan, Kecamatan Muarangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mewakili Kaltim ke tingkat nasional dan masuk 6 besar menuju 3 besar. Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar (TA PSD) Kukar dan PJ Kades meminta dukungan dan doa agar Kaltim bisa keluar sebagai juara Posyadu dalam award Program Inovasi Desa (PID).

“Selaku pendamping TA PSD bertambah semangat menjadi pendamping daerah ini dan meminta didoakan agar Posyandu ini menjadi juaraa award Program Inovasi Desa (PID),” kata Ikhwanudin kepada vivaborneo.com

Lanjut lelaki yang akrab disapa Ikhawan, Desa perangat selatan memiliki program pengentasan kemiskinan pada bidang sumberdaya manusia, terutama konsen pada penanganan dan pencegahan stunting, dimana hal tersebut juga menjadi program daripada pemerintah pusat.

“Tanggal 11 November ini pengumuman 3 Besar Nasional. Kerjasama antar pemangku kepentingan dengan selalu mensosialisasikan hidup sehat dan lingkungan bersih,” jelasnya

Diberitakan sebelumnya, Posyandu Kasih Bunda Desa Prangat Selatan, Kecamatan Muarangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mewakili Kaltim ke tingkat nasional. Setelah Masuk 6 Nominator Pengelolaan Posyandu terbaik untuk award Program Inovasi Desa (PID) tingkat nasional.

Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) bersama Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Pemerintahan Desa Kaltim melakukan proses verifikasi dan klarifikasi lapangan Pada Senin, (04/11/2019). Untuk membutikan kebenaran tentang kondisi Posyandu tersebut, sekaligus untuk menuju 3 besar tingkat nasional.

“Kami berharap doa dan dukungan moral dari semua pihak. Alhadmulilah kami bisa masuk 6 besar dan membawa nama Kaltim ke ajang Nasional. Mudah-mudahan masuk tiga besar dan terpilih menjadi juara,” ujar Pj kades, sukamto. (man)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.