Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Mahakam

November 2, 2019 by  
Filed under Berita

Samarinda – Pembukaan Festival Mahakam ke – 19 tahun 2019 di Amphiteater Jalan Gajah Mada (1/11/2019) resmi dibuka oleh Kementerian Pariwisata yang diwakili oleh Tim Calender Of Events 2019 Raseno Arya.

Dikatakan Raseno Arya, even Festival Mahakam ini sangat luar biasa karena juga sudah berjalan lama sampai tahun ini sudah 19 tahun. Kementerian Pariwisata sangat mengapresiasi kegiatan Festival Mahakam sebagai salah satu cara mempromosikan Sungai Mahakam secara nasional. Festival Mahakam ini dinilai sangat luar biasa karena menyelenggarakan sedikitnya 37 even dalam waktu tiga hari. Harapan kedepannya mungkin untuk kegiatan seperti ini kedepannya anak – anak sekolah juga dilibatkan dengan tujuan bisa mengenal budaya daerahnya.

“Kesuksesan suatu daerah itu tak lepas dari komitmen kepala daerahnya. Dan di Kaltim ini sangat prospek sekali sebagai destinasi wisata didukung UMKM yang ada,” ujar Raseno Arya mewakili Kementerian Pariwisata.

Walikota Samarinda Syaharie Jaang juga menambahkan meski baru hari ini Festival Mahakam 2019 secara resmi dilaunching, tetapi rangkaian kegiatan sudah diselenggarakan mulai hari Kamis (31/10) kemarin.

Wali Kota berharap hinggai berakhirnya even hari Minggu (3/11) semua berjalan dengan baik, lancar dan aman. Ttamu – tamu dari luar daerah maupun luar negeri bisa menikmati even dengan nyaman sehingga bisa meninggalkan kesan yang baik untuk kota ini. Selain itu bisa menjadi oleh – oleh bagi mereka sehingga Kota Tepian nantinya akan menjadi kota yang dikenang indah sehingga bisa dibicarakan di negara – negara lainnya.

“Sehingga lebih banyak lagi orang berkunjung ke Kota Samarinda untuk berwisata dan bisa juga berinvestasi di Kaltim karena bagaimanapun juga Samarinda adalah pintu gerbang orang memasuki Kaltim,” terang Jaang.

Menanggapi kerjasama dengan Kabupaten Banyuwangi ini Jaang menjelaskan, Kota Samarinda dan Kabupaten Banyuwangi menjalin kerjasama dalam hal promosi pariwisata. Beberapa bulan lalu sempat berkunjung ke Banyuwangi untuk studi tiru pariwisata disana. Sekarang giliran mengundang pimpinan DPRDnya beserta rombongan.

Ada hal yang berbeda bila dibandingkan dengan penduduk Pulau Jawa yang jumlahnya banyak. Sesama kabupaten tetangga bisa berkunjung. Dari berbagai yang telah dikunjungi, tiap daerah pasti mempunyai keunggulan masing – masing. Seperti juga pariwisata di Kaltim yang punya perbedaan tentunya dan juga telah dipromosikan secara Nasional dengan 3 hari bisa menyelesaikan 37 kegiatan.

“Dari 1000 even nasional diberbagai daerah Indonesia, Alhamdulillah Festival Mahakam ini masuk dalam Kalender 100 besar even Nasinal. Sehingga bukan hanya tanggung jawab Pemkot, Pemprov saja melainkan menjadi tanggung jawab Nasional juga.,” tambahnya.

Faktor yang menjadikan Festival Mahakam ini masuk dalam kalender 100 even Nasional adalah tak lepas dari faktor keamanan Samarinda yang sangat kondusif. Tamu yang datang juga kerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Sebagai tuan rumah, Samarinda harus ramah dan menyiapkan kota yang menjadikan kenangan bagi semua tamu. Semua masyarakat Samarinda diharapkan mempunyai rasa memiliki Festival Mahakam ini. Karena tujuan dari Festival Mahakam itu sendiri adalah ajang silaturahim, pelestarian budaya dan juga meningkatkan ekonomi kerakyatan.

“Kita lihat meski tidak dikordinir pun namanya masyarakat berkumpul dalam jumlah banyak. Itu pasti ada yang berjualan himbauannya supaya menjadi pedagang yang baik dengan menjaga kebersihan dengan harga yang sesuai,” Jaang.

Hadir juga pada malam tersebut mewakili Kemendagri Amanah Asri, Ketua Komisi X DPR RI Hetifah, Mewakili Gubernur Provinsi Kaltim Kadis Pariwisata Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, Forkopimda Kota Samarinda, Wakil Wali Kota Samarinda Muhammad Barkati, Sekretaris Kota Samarinda Sugeng Chairuddin, Kepala OPD, Camat, Lurah, Perwakilan Perhhotelan, Ketua PKK Kota Samarinda, Tokoh Adat, Agama, Masyarakat. Adapun tamu dari luar daerah adalah Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi Made Cahyana beserta rombongan, Bupati Kabupaten Mahulu BonifansiusBalawel, Perwakilan dari Srilangka Miss Lina, Perwakilan dari Latvia Miss Inara dan Miss Ilona, Dirut Perusda. (***)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.