Pemkot Balikpapan Akan Evaluasi Ajang Pemilihan Duta

October 28, 2019 by  
Filed under Berita

Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan merasa prihatin dan kecewa atas pengungkapan kasus prostitusi online yang melibatkan salah satu putri pariwisata asal kota Balikpapan, P-A di Jawa Timur.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi prihatin dan kecewa atas pengungkapan kasus prostitusi online yang melibatkan salah satu putri pariwisata

Ditemui pada kegiatan Awarding RT CGH dan ECO Office di Dome, Minggu (27/10/2019) siang, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, Pemkot akan memperkuat pemilihan duta wisata kota dengan menambahkan elemen dasar pentingnya pendidikan moral dan mental.

“Kita akan evaluasi lah nanti, mungkin bisa di tambah pembinaan mental dan pembinaan moral supaya mereka jangan sampe kejadian yang tidak kita harapkan,” ujar Rizal, Minggu (27/10/2019).

Lanjut Rizal, meski mengaku prihatin dengan kondisi ini, namun dirinya meminta masyarakat Balikpapan tidak menyangkut pautkan antara pemilihan duta dengan pribadi seseorang tersebut.

“Semua baik tapi ya nanti kita lengkapi anak-anak ini dengan budayanya, akhlaknya supaya mereka siap dimana saja. Tapi yang penting ini kan individunya,” jelasnya.

Disinggung evaluasi seperti apa yang akan dilakukan, dirinya menyatakan, akan dilakukan bersama-sama dengan memperkuat mental dan akhlaknya supaya mereka betul-betul siap dengan perkembangan  jaman dan kemajuan tehnologi.

Ditanya soal P-A orang Balikpapan dan duta pariwisata, Rizal menyatakan “Kita tunggu saja nanti dari pihak berwajib kita kan belum dapat informasi yang resmi,” tegasnya.

Seperti diketahui, Polres Batu Malang mengamankan empat orang yang diduga terlibat praktek prostitusi online pada Jumat (25/10/2019) disebuah hotel. empat orang yang diamankan dan dua ditahan. dari empat orang ini, P-A merupakan publik figur asal Balikpapan. (an)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.