LIMA Edisi Ke-7, Balikpapan Jadi Tuan Rumah

October 18, 2019 by  
Filed under Olahraga Lain

Balikpapan – Liga Mahasiswa (LIMA) musim ini memasuki edisi ke-7, dan untuk pertama kalinya Provinsi Kalimantan Timur dipilih menjadi lokasi turnamen futsal mahasiswa ini. Setelah sebelumnya enam edisi lalu diselenggarakan di Jawa dan Pontianak saja.

Di Kalitim Lima menetapkan Kota Balikpapan untuk menjadi tuanrumahnya dan bekerjasama dengan perguruan tinggi STT Migas Balikpapan.

“Kami senang memilih Balikpapan menjadi tuan rumah baru. Harapannya akan menjadi awalan yang baik untuk budaya olahraga kampus, terutama cabang olahraga futsal,” ujar General Manager Lima, Rida Achmad, Jumat (18/10/2019).

Berkaca dari edisi sebelumnya, menurut Rida animo beberapa perguruan tinggi sangat bagus. Bahkan ada peserta yang datang dari luar provinsi, yakni seperti dari Banjarmasin.

Lanjut Rida, dengan adanya Liga Futsal ini yang bekerjasama dengan STT Migas juga sebagai wadah mempromosikan kampus tersebut. Selain itu juga untuk mengembangkan olahraga kampus yang ada.

“Ini bisa jadi ajang promosi kampus ya. Disamping juga pengembangan olahraga kampus itu sendiri,” jelasnya.

Turut hadir Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, dirinya mengatakan dengan hadirnya Lima di Kota Balikpapan bisa menjadikan pembelajarana jika olahraga bisa dikelola menjadi bisnis.

“Kita bisa tau ini ya ada seperti ini (Lima) ini kan artinya olahraga bisa jadi bisnis,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan Liga Mahasiswa nanti Wali Kota berharap integritas mahasiswa bisa tinggi. Dan jangan sampai ada kasus pencurian umur atau pemain luar yang dapat mengganggu jalannya turnamen.

“Soal integritas memang sangat sulit dikendalikan, semoga ada Lima bisa menjaga integritas mahasiswa dan kampus,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Ketua III STT Migas Balikpapan Hamsir mengatakan, hal ini menjadikan tantangan bagi pihaknya dalam mempersiapkan tim dan juga pendukung dari turnamen ini.

“Secara umum kita siap mensuport Lima dalam mengsukseskan turnamen Liga Futsal ini,” ujarnya.

Namun, seiring berjalannya waktu diharapkan Lima tidak hanya menggelar turnamen futsal, tetapi bisa menggelar olahraga lain seperti badminton dan basket seperti di daerah lain.

“Harapan tidak hanya futsal saja, tapi bisa basket badminton. Dan sukur-sukur STT Migas bisa jadi tuan rumah lagi,” ujarnya sambil tersenyum.

Menurut Hamsir, giat seperti ini merupakan wadah sebagai hal posistif bagi mahasiswa, karena giat olehraga biasa dilakukan untuk mempererat kemahasiswaan.

Seperti diketahui saat ini sudah ada 9 tim yang mendaftar, dan pada TM (Tehnikal Meating) seluruh data peserta akan dicocokkan dengan yang asli, hal ini dilakukan agar tidak ada kecurangan dalam perhelatan turnamen ini. (an)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.