PERDAMI Gelar Operasi Katarak Gratis

September 10, 2019 by  
Filed under Kesehatan

SANGATTA – Kegiatan sosial operasi katarak gratis yang dilaksanakan Perhimpunan Dokter Ahli Mata (PERDAMI) bekerja sama Dinas Kesehatan Kutai Timur (Kutim) didukung anggota DPRD Kutim Hj Encek UR Firgasih SH MAP kali ini menyasar tiga Kecamatan di Kutim yakni Kongbeng, Wahau dan Telen. Kegiatan tersebut dipusatkan di Puskesmas Kecamatan Kongbeng, Minggu (8/9/2019).

Tim medis usai melakukan operasi katarak pada salah seorang pasien. (Foto: Jani)

Pada kegiatan tersebut, dari 150 lebih peserta yang mendaftar, hanya 48 pasien yang lolos screening (pemilahan) untuk dilakukan operasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kutim dr Bahrani menjelaskan, paket logistik operasi katarak di Kongbeng disediakan hanya 60 paket. Maka dilakukan screening untuk menyaring pesien yang masuk kategori prioritas untuk dilakukan operasi.

“Pasien yang belum melihat sama sekali kita utamakan. Banyak yang datang dari beberapa titik lokasi operasi katarak gratis sebelumnya. karena sudah terang satu, minta satunya lagi. Itu kita lihat dulu, kalau ada pasien yang belum melihat sama sekali itu yang kita dahulukan,” ungkap Bahrani.

Mantan direktur RSUD Kudungga ini menjelaskan, operasi katarak yang dilakukan sejak 2018-2019 sudah menyasar 5 titik diwilayah Kutim yakni Kecamatan Muara Ancalong, Muara Bengkal, Muara Wahau, Sangkulirang dan Kongbeng.

“kegiatan sosial ini merupakan program rutin tahunan. Bantuan dari dana terarah anggota DPRD Kutim Hj encek UR Firgasih bekerja sama Perdami lewat program operasi gratis kataraknya,” ucap Bahrani saat ditemui usai rapat coffee morning.

Dirinya mengungkapkan, pada 2020 kegiatan operasi katarak gratis rencana bakal menyasar Kecamatan Telen dan Long Mesangat. Namun, dikatakan Bahrani harus melihat kesiapan anggaran terlebih dahulu. (*/hm10)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.