Potensi Pasar TV Digital di Kaltim Menjanjikan

September 4, 2019 by  
Filed under Gaya Hidup

Balikpapan – TV Digital dinilai menjadi bisnis seksi untuk dikembangkan. Hal tersebut dilihat Mola TV di Bumi Etam khususnya. Masuk Semester II ini, perusahaan TV Digital ini terus berusaha menggaet konsumen baru.

COO Mola Live Arena, Bobby Christoffer

COO Mola Live Arena, Bobby Christoffer mengatakan, pihaknya terus berupaya menggaet lebih banyak pelanggan sejak menjadi pemegang resmi hak siar Premier League atau Liga Inggris selama tiga musim (2019-2022). Apalagi Indonesia atau Kaltim diketahui merupakan salah satu penonton terbanyak untuk tayangan sepak bola kelas dunia itu.

Melihat potensi itu, manajemen Mola TV mulai membangun strategi bisnis untuk meningkatkan jumlah pelanggan di tanah air. Balikpapan salah satu kota yang dipilih untuk mengenalkan produk baru ini ke masyarakat.

“Potensi di Balikpapan atau di Kaltim ini sangat bagus. Apalagi, disini kami sudah memiliki pelanggan. Saat ini pelanggan kami sudah mencapai lebih dari 1.000. Untuk Balikpapan, kami mengincar pelanggan corporate. Potensi disini cukup baik. Kalau end user individu, kami juga akan berikan paket yang menarik,” terangnya.

Ia menjelaskan, sebagai upaya meningkatkan pelanggan, pihaknya menggandeng platform media broadcasting yang bisa dijangkau masyarakat dengan mudah. Keduanya yaitu Matrix TV dan Mix Network.

Ia mengaku optimistis kerjasama tersebut bisa membangun layanan Mola Matrix bisa saling menguntungkan, seiring dengan rencana pengembangan Mola TV di Indonesia. Mola Matrix dirancang sebagai layanan baru untuk menghadirkan kanal Mola TV ke pengguna parabola.

Baik Mola TV maupun Mix, memiliki pasar yang berbeda, di mana peruntukannya masing-masing bagi kawasan perumahan dan untuk keperluan komersial. Hal ini menurutnya, agar masyarakat utamanya para pecinta bola bisa menyaksikan Premier League di tempat favorit maupun bersama keluarga. Dengan keberadaan pihaknya di Balikpapan ia berharap bisa meningkatkan jumlah pelanggan paling tidak dua digit.

Selain bekerja sama dengan Matrix TV dan Mix, sebagai pemegang hak program Premier League, Mola TV juga bekerjasama dengan broadcaster free to air (FTA) yakni TVRI dan Polytron untuk streaming device serta smart tv.

“Ya disegmen corperate, secara pendapatan lebih besar. Kalau di Kaltim kami melihatnya peluang itu. Kalau konsumen individu, kami menyayangkan karena sudah maraknya TV Kabel. Potensi pasar yang masih bisa digarap corporate,” tutupnya. (an)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.