Kebakaran Kilang, Wali Kota Balikpapan Kecewa Pada Pertamnia

August 16, 2019 by  
Filed under Berita

Balikpapan – Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengaku kecewa terhadap Pertamina atas kembali terjadinya insiden di kilang minyak Pertamina RU V Balikpapan, Kamis (15/8/2019) kemarin. Musibah kebakaran pipa yang disertai asap tebal terjadi.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi

Rizal Effendi menilai jika komunikasi Pertamina ke Wali Kota tidak terjadi dengan baik. Pasalnya, Pertamina tidak melapor secara langsung kejadian kebakaran di kilang minyak tersebut.

“Ya, kita akan bangun komunikasi lagi dengan Pertamina lebih jauh. Pertamina juga kalo ada kejadian begini harusnya lapor ke Wali Kota juga, ini Wali Kota tidak diberitahu secara langsung. Saya lewat disitu aja baru tau,” ujar Rizal, Jumat (16/8/2019).

Orang nomor satu di Balikpapan ini bahkan menanyakan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dimiliki Pertamina apakah sudah sesuai standarnya atau belum. Pertamina harus berhati-hati dalam melakukan sebuah pekerjaan.

Rizal mempertanyakan SOP dalam melakukan pekerjaan. Mengapa bisa ada percikan api.

“Percikan api dari mana ini, karna pipa katanya kena percikan api, dan ada yang bilang pengelasan,” tegasnya.

Adanya dua kejadian besar yang berdampak buruk bagi Kota Balikpapan, membuat Rizal menjadi ragu terhadap SOP yang dimiliki Pertamina, dan menganggapnya tidak sempurna terlebih Pertamina memiliki proyek nasional yakni RDMP.

Rizal juga menyinggung soal adanya surat himbauan ke masyarakat akan adanya pengerjaan pemeliharaan kilang atau Turn Around (TA) di dalam kilang yang hanya menembusi pihal Lurah, dan tidak ke Wali Kota atau DLH.

“seharusnya ke Wali Kota juga atau DLH (Dinas Lingkungan Hidup) kan jika ada apa-apa kaya gini kita enggak tau,” tegasnya.

Sampai saat ini bahkam Wali Kota belum mendapat laporan langsung dari Pertamina terkait kejadian kebakaran pipa didalam kilang RU V Balikpapan. Terkait adanya warga yang menderita gangguan pernafasan, Rizal telah meminta DLH untuk mengamati dampak buruk asap tebal yang ditimbulkan dari kejadian kemarin terhadap lingkungan sekitar.

“Kita sudah minta DLH untuk mengamati asap tebal kemarin, sejauh mana berpenaruhnya dan kedampak lingkungan kita,” tutupnya. (an)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.