Pasca Kejadian Kilang Terbakar, Polres Periksa Empat Pekerja

August 16, 2019 by  
Filed under Balikpapan

Balikpapan – Usai kejadian kebakaran didalam kilang milik Pertamina RU V Balikpapan, Polres Balikpapan langsung turun melakukan investigasi terhadap kejadian tersebut. Dan sejauh ini Polres Balikpapan telah memeriksa emapt orang karyawan Pertamina.

Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta

Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta mengatakan, selain Polres Balikpapan, Polda Kaltim juga ikut mendampingi dalam melakukan investigasi ini. Pasalnya, area kilang Pertamina merupakan Objek Vital Nasional.

“Ia karyawan-karyawan dari pertamina ada sudah yang diperiksa,” ujarnya, Jumat (16/8/2019).

Namun apa hasil pemeriksaan dan investigasi yang didapat, Wiwin menjelaskan jika masih melakukan kordinasi dengan Pertamina. Serta masih mengumpulkan keterangan para saksi.

Para pekerja yang diperiksa pada Kamis kemarin usai kejadian sebanyak empat orang. Dan mereka merupakan pekerja yang berada di lokasi kebakaran. Namun, tidak menutup kemungkinan pekerja yang diperiksa ini bisa bertambah jumlahnya.

Saat disinggung kapan akan melakukan olah kejadian tempat perkara, Wiwin mengatakan saat ini yang diperlukan adalah pengumpulan keterangan terlebih dahulu dari para saksi. Jika seluruh keterangan telah dirasa cukup maka akan langsung melakukan olah TKP.

Kapolres juga memastikan jika dalam investigasi yang dilakukan ini adalah untuk mencari adanya tindakan unsur pidana.

“Meski Pertamina melakukan investigasi internal, kita juga akan lakukan investigasi dilokasi itu. Untuk ke arah sana (tindak pidana) menunggu hasil investigasi ya,” tegasnya.

Dalam insiden tersebut Wiwin memastikan tidak ada korban jiwa. Kendati demikian dia meminta kepada masyarakat yang ada di sekitar area kilang Pertamina untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. (an)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.