Kapasitas Produksi IPA Kudungga Sudah 100 Persen

August 14, 2019 by  
Filed under Serba-Serbi

SANGATTA- Kebijakan Bupati Kutai Timur (Kutim) H Ismunandar yang ingin terus memacu percepatan pembangunan kebutuhan dasar masyarakat, seperti air bersih dan listrik, direspon positif oleh berbagai pihak. Termasuk oleh perusahaan tambang terbesar PT Kaltim Prima Coal (KPC).

Sesuai laporan Pjs Direktur PDAM Tirta Tuah Benua Kutim Suparjan, upaya peningkatan kapasitas produksi instalasi pengolahan air (IPA) Kudungga telah selesai 100 persen. Selain dukungan anggaran pemerintah juga karena kontribusi dari PT KPC. Kapasitas air baku awal sebesar 50 liter/detik saat ini menjadi 78 liter/detik.

“Kapasitas dimaksud akan ditingkatkan secara bertahap menyesuaikan kebutuhan air bersih pelanggan terpasang saat ini sampai dengan pada kapasitas puncak IPA Kudungga sebesar 100 liter/detik,” kata Suparjan, belum lama ini.

Suparjan yang saat ini masuk seleksi bursa Direktur PDAM Kutim menambahkan, kegiatan pemasangan pipa air baku baru dari diameter 250 mm menjadi 315 mm dibantu oleh PT KPC. Selanjutnya Suparjan yang dikenal kalem menjelaskan lebih rinci bahwa progres pemasangan sambungan air bersih PDAM sampai dengan Juli 2019, telah terpasang sebanyak 1.473 unit sambungan baru atau 1.473 KK atau setara 8.000 jiwa se Kabupaten Kutim.

“Untuk progres di Kota Sangatta sendiri sampai dengan bulan (Agustus) ini sudah terpasang 902 unit sambungan baru,” sebutnya.

Selanjutnya dalam tahun 2019 ini, PDAM Kutim menargetkan pemasangan sambungan baru sebanyak 3.000 unit. Untuk 3.000 KK atau setara 16.410 jiwa yang terlayani air bersih PDAM. Namun khusus sambungan baru tahun 2019, khusus Kota Sangatta sebanyak 2.350 unit sambungan baru. Menurut Suparjan, dukungan PT KPC untuk memaksimalkan distribusi air dari IPA kudungga ke masyarakat merupakan hadiah PT KPC untuk Hari Ulang Tahun ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi ke 20 Kabupaten Kutim. (*/hm3)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.