Kapten Arm. Siswandi SIap Antarkan Koramil 07/Banyumas Jadi Koramil Model

August 11, 2019 by  
Filed under Profile

Banyumas – Tugas-tugas di Koramil sangatlah kompleks, terutama banyak tugas-tugas yang berhubungan langsung dengan masyarakat sipil di wilayah teritorial Koramil. Selain tugas program dari komando atas masih banyak lagi tugas-tugas non program di wilayah yang harus didukung. Melalui kemampuan ilmu teritorial (teman teman biasa menyebutnya ilmu Nge-Ter).

Kapten Arm Siswandi

Koramil merupakan satuan teritorial dan berada ditingkat kecamatan dan merupakan bagian dari TNI Angkatan Darat yang langsung berhubungan dengan pejabat dan masyarakat sipil. Koramil berada di bawah kendali Komando Distrik Militer.

Komandan Rayon Militer (Danramil) 07/Banyumas Kapten Arm. Siswandi saat ditemui vivaborneo di kantornya Banyumas Jawa Tengah (9/8-2019) menyampaikan di bawah Komando Distrik Militer (Kodim) 0701/Banyumas selalu dekat dengan masyarakat. Selama 3 tahun menjabat sebagai Danramil, Siswandi berusaha keras membawa Koramil 07/Banyumas selalu bersentuhan langsung dengan masyarakat. Hampir setiap hari dari 13 personil yang ada turun ke lapangan melakukan pembinaan masyaratan.

“Jadi jangan heran kalau di kantor tidak tampak personil, dan jangan dikira personil Koramil tidak ada kerja”, ucapnya.

Siswandi yang berkantor di Jalan Banyumas – Banjarnegara Km. 0.04 Desa Kejawar, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas Jawa Tengah ini selalu menekankan kepada anggota untuk berbuat sebisanya yang dapat bermanfaat untuk masyarakat dalam wilayah teritorialnya.

Jika musim tanam, personil yang ada turun ke desa-desa memotivasi masyarakat untuk segera tanam. Tugas ini membantu Dinas Pertanian Kabupaten Banyumas. Di sana ada program operasi khusus Dinas Pertanian.

“Personil kami membatu memotivasi agar petani segera tanam, khawatir jika mundur-mundur tanamnya akan tersusul musim kemarau, yang dapat berakibat gagal panen,” jelasnya.

Memang dari segi fasilitas dan anggaran yang dimiliki personil Koramil 07/Banyumas sangat terbatas, tetapi bukan alasan keterbatasan itu hanya berpangku tangan.

“Setiap bulan kami hanya dapat jatah 5 liter bensin untuk setiap kendaraan dinas, yang pencairannya tiga bulan sekali. Kalau dihitung-hitung yang tidak akan cukup untuk operasional, namun dengan kita piawai berkoordinasi dengan instansi horizontal dengan Kapolsek, Camat, Kepala Desa program bisa berjalan”, ujar Siswandi.

Koramil Banyumas membawahi 12 desa Binangun, Danaraja, Dawuhan, Kalisube, Karangrau, Kedunggede, Kedunguter, Kejawar, Papringan, Pasinggangan, Pekunden, dan Sudagaran ini dalam tugas sehari-hari hanya dijangkau dengan kendaraan roda dua.

“Kalau di Koramil tidak memiliki kendaraan dinas roda 4, yang ada hanya motor. Mau hujan-panas kami personil Koramil turun ke desa dengan motor. Namun jika ada acara resmi, biasanya Pak Kapolsek mengampiri kami untuk menumpang kendaraannya, pak Kapolsek Banyumas sangat baik, sering mampiri kami untuk turun bareng ke desa-desa”, ucap Sis panggilan akrab Kapten Arm. Siswandi.

Selama tiga tahun bertugas di Koramil Banyumas, Kapten Arm. Siswandi berusaha melengkapi fasilitas Koramil. Fasilitas di Koramil 07 Banyumas cukup lengkap, terdiri dari lapangan, rumah dinas, musholla. Koramil Banyumas ini akan menjadi Koramil Model.

Jika Koramil 07/Banyumas dijadikan Koramil Model maka mempunyai tugas yang berbeda dengan Koramil lainnya. Koramil model menyiapkan personil dengan berbagai tugas kepelatihan bagi aparat teritorial (Apter). Personil-personil yang akan ditempatkan di wilayah Kodim di Koramil model ini dilatih, dan mempunyai Bintara Tinggi Latihan (Batilat) dengan tugas membantu pimpinan/Danramil untuk dapat mengkordinir tugas-tugas pelatihan yang di selenggarakan di Koramil model.

“Dan terpenting personel yang ada di Koramil Model ini untuk selalu menjadi contoh dari personel lainnya yang ada di koramil-koramil yang lain”, jelasnya.(vb-01)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.