Mantan Kapolda Siap Bertarung Di Pilwali Balikpapan

July 29, 2019 by  
Filed under Profile

Balikpapan – Sebagai pemilik suara terbanyak kedua di DPRD Kota Balikpapan setelah partai Golkar, PDI-Perjuangan berkeinginan mengusung calon sendiri pada perhelatan Pemilihan Walikota (Pilwali) Balikpapan tahun 2020 mendatang. Adapun nama yang digadang-gadang siap untuk maju dalam bursa tersebut adalah mantan Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol (purn) Safaruddin.

Safaruddin

Saat ditemui awak media pada Minggu (28/7/2019), Safaruddin mengatakan bila partai menyatakan dirinya harus maju “bertarung” maka segala kemampuan harus siap secara all out. Karena perintah dari DPP untuk bertarung dikontestasi politik, baginya tak ada kata mundur.

“Lihat saja dulu nanti. Ini kan masih lama pendaftaran, masih tahun depan. Kita lihat dinamikanya bagaimana. Kalau betul-betul solid dan demi untuk kepentingan masyarakat Balikpapan, saya siap,” ujarnya sambil tersenyum.

Lanjut Safaruddin, pada prinsipnya semua calon yang nantinya diusung oleh partai berlambang banteng ini di seluruh kabupaten/kota di Kaltim wajib menang.

“Saya coba lihat susunannya yang akan maju di pemilihan Bupati dan Walikota di Kaltim dulu. Kita harapkan ada kader PDIP yang siap maju, entah itu sebagai Kepala Daerah maupun Wakilnya,” tambahnya.

Lebih lanjut dirinya menambahkan, segala keputusan dan siapa pun yang akan maju nanti baik pada Pemilihan Walikota atau Bupati di Kaltim, dirinya harus berkonsultasi dengan seluruh pengurus daerah dan keputusan itu berdasarkan rapat partai.

“Saya siap, yang lain juga siap kok. Tapi kan kita harus rapat dulu sebelum memutuskan saya atau yang lain. Santai aja dulu lah,” tegasnya.

Seperti diketahui, PDIP Balikpapan memeroleh 8 kursi di Pileg 2019. Artinya hanya butuh 1 kursi tambahan untuk mengusung calonnya berlaga di Pemilukada Balikpapan 2020 mendatang. (an)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.