Kapolda Lepas 1.416 Rider BBTA

July 28, 2019 by  
Filed under Olahraga Lain

Balikpapan – Puncak rangkaian Hari Bhyangkara ke 73 ditutup oleh kegiatan Bhyangkara Balikpapan Trail Adventur dikawasan pantai manggar segara sari, Balikpapan Timur, pada Sabtu (27/7/2019).

Kapolda Kaltim Irjen Pol Prio Widyanto didampingi Pangdam VI Mulawarman Mayor Jenderal TNI Subiyanto melepas peserta yang berjumlah 1.416 orang ini dengan penuh semangat.

Kapolda Kaltim Irjen Pol Prio Widyanto menjelaskan, kegiatan BBTA ini merupakan ajang silaturahmi keluarga besar trail dan offroad. Dan bukan ajang adu cepat atau adu gengsi.

“Kita berkumpul disini tujuannya adalah silaturahmi. Bukan mau gaya-gayaan atau laju-lajuan di arena,” ujar Kapolda saat menyampaikan sambutannya.

Pada peringatan Hari Bhyangkara ke 73 ini, Polda Kaltim telah melaksanakan berbagai macam kegiatan.  Dan pada kegiatan penutupan kali ini juga selain menggelar BBTA, terdapat kegiatan bakti sosial di tiga lokasi, yaitu Panti asuhan Al-Muhajirin, Balikpapan Timur, Mushola Al Hikmah, Balikpapan Timur, Mushola Al-Muhajirin, Balikpapan Timur.

“Hari ini merupakan rangkaian kegiatan terakhir pada Hari Bhyangkara ke 73. Sudah kita laksanakan beberapa kegiatan. Hari ini kita tutup dengan Bhyangkara Balikapapan Trail Adventure dan Bakti Sosial di tiga titik,” terang Kapolda dihadapan awak media.

Lanjut Kapolda, banyaknya peserta yang terlibat pada BBTA ini diluar ekspetasinya. Karena sampai diikuti peserta dari luar pulau kalimantan. Selain itu juga, jalur yang ditempuh para peserta sejauh 73 Kilometer sesuai Hari Bhyangkara.

“Diikuti 1.416 reder dari beberapa wilayah. Ini diliar prediksi kami sebelumnya. Lintasan Trail Adventurenya sejauh 73 km,” ujarnya.

Kapolda Kaltim Irjen Pol Prio Widyanto berharap, seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan dalam memperingati Hari Bhyangkara ke 73 ini bisa bermanfaat bagi seluruh masyarakat di Kaltim umumnya dan Kota Balikpapan khususnya.

“Semoga seluruh kegiatan kita yang telah kita langsungkan bisa bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Kapolda pun sempat berpesan kepada para peserta sebelum melepasnya, jika saat melintasi peekampungan atau rumah penduduk, para raider diminta untuk mendorong tunggangannya. Namun, jika berada dikawasan hutan, dirinya mempersilahkan untuk memaksimalkan gas motornya.

“Saya minta kepada para peserta jika melintasi kampung-kampung penduduk sebaiknya motornya di tenteng saja ya. Tapi kalo sudah di hutan silahkan kalian gas polll,” tutupnya. (an)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.