Dishub Cek Kelaikan Bus Angkutan

May 21, 2019 by  
Filed under Samarinda

SANGATTA – Sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan saat mudik lebaran, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Timur(Kutim) melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp chek) persiapan armada (bus) angkutan lebaran, di Terminal antar Kota, kilometer tiga jalan Poros Sangatta-Bontang, Selasa (5/6/2019).

Dishub Kutim saat melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp chek) terhadap armada bus, di Terminal Kilometer tiga, (Foto: Ist).

Kepala Dishub Kutim, Ikhsanuddin Syerpi menjelaskan, pemeriksaan kelaikan kendaraan tersebut sudah menjadi kegiatan rutin tahunan menjelang masa angkutan mudik Lebaran. Tujuannya adalah untuk mengetahui kesiapan dan persiapan armada bus angkutan Lebaran.

“Tiap tahun diharuskan ramp chek (pemeriksaan kelaikan kendaraan) dilapangan. Harus dicek dulu, karena ini angkutan lebaran, setahun 2 kali kita (Dishub) periksa, apabila tidak dilengkapi dengan kelengkpannya, maka tidak diberangkatkan,” terang Ikhsan.

Dalam pemeriksaan tersebut, ada beberapa hal yang ditemukan oleh pihaknya, salah satunya tidak ada pemecah kaca. Untuk temuan dilapangan ini, Dishub tidak memberi sanksi. Namun, untuk perusahaan otomotif tersebut, diimbau agar melengkapi standar keamanan angkutan terlebih dahulu, baru akan diberangkatkan.

Dengan adanya pemerikasaan kelaikan kendaraan armada bus tersebut, Dia berharap tidak ada kendala dalam perjalanan (mudik) lebaran nanti.

Sementara itu, Kepada Bidang Darat Dishub Kutim Failu, menuturkan ada 3 unsur rump chek yang dilakukan, meliputi administrasi (kelengkapan surat, kartu pengawasan in trayek) teknis dan penunjang.

“Unsur teknis, seperti lampu, pengeremen dan ban, sedangkan penunjang seperti tempat duduk yang akan kita ajukan ke Provinsi. Semua dicek, termasuk kecepatan dan pemecah kaca, tidak ada tolenransi jika tidak lengkap. Apabila tidak lengkap, maka tidak akan diberangkatkan,” tegas Failu nya. (*/hm15)

 

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.