Pasar Ikan Bersih Sangatta Segera Difungsikan

May 19, 2019 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Pembangunan Pasar Ikan Bersih (PIB) yang berletak di Area Pasar Induk Sangatta kini hampir rampung dikerjakan. Pasar ini diharapkan dapat menjadi solusi keberadaan pasar tumpah yang saat ini menjamur di jalan-jalan poros Sangatta.

Kadis Kelautan dan Perikanan Nur Ali didampingi tim teknis saat meninjau Pasar Ikan Bersih Sangatta yang berletak di Pasar Induk Sangatta. (Foto: Jani)

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutim Nur Ali saat dihubungi mengungkapkan, progres pengerjaan bangunan telah rampung hingga 90 persen, tinggal proses pembenahan. Seperti penggunaan air disetiap los ikan masih belum lancar dan drainase pasar juga menjadi perhatian.

“Fasilitas sedang kita benahi baik penyediaan airnya, maupun drainasenya ,” terang Ali menegaskan.

Lebih lanjut Nur Ali menjelaskan, PIB ini merupakan program bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dengan alokasi anggaran sebesar Rp 2,4 miliar yang dibangun sejak 2018.

Untuk diketahui PIB memilki 70 los ikan terdiri los Ikan basah, kering dan hidup dilengkapi fasilitas laboratorium dan depot es.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan segera melakukan serah terima kepada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kutim. Dalam hal ini Pasar Induk Sangatta sebagai pihak pengelola.

“Sekarang kami sedang invertarisir pedagang ikan di Kutim yang akan berjualan di PIB,” ucapnya. “Sampai saat ini PIB masih dalam pengawasan DKP. Nantinya akan diserahkan kepada Disperindak dalam hal ini UPT Pasar Induk Sangatta Utara sebagai pengelolanya. Semoga setelah ramadhan dapat segera digunakan,” tambah Nur Ali.

Dirinya berharap PIB ini juga dapat meningkatkan produksi ikan yang ada di Kutim. Selain itu sebagai percontohan bahwa pasar tidak selalu kumuh. Makanya diberi nama pasar ikan bersih sebab kebersihan menjadi hal paling utama yang harus dijaga oleh pedagang. (*/hm10)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.