PHM Dukung Produksi dan Pemasaran Mitra Binaan

April 16, 2019 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

Anggana – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), selaku operator Wilayah Kerja Mahakam dengan dukungan SKK Migas memfasilitasi kerjasama antara Mitra Kerja PHM dengan BUMDes Handil Terusan, di Dusun Handil Terusan, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara. Penandatanganan kerjasama ini disaksikan oleh Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, perwakilan Kepala SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi, Kepala Divisi Sustainable Development and Societal Relations (SDS) PHM, Suripno, beserta jajaran Muspika Anggana dan masyarakat sekitar.

Kepala Divisi SDS PT PHM Suripno mengatakan, sebagai bagian dari kegiatan operasinya, PHM juga melakukan upaya pemberdayaan UKM lokal di wilayah Kutai Kertanegara. Dalam skema kerjasama yang disepakati itu, BUMDes Handil Terusan akan memasok kerupuk produksi kelompok UKM sejumlah 80 kg/bulan kepada PT Gobel Dharma Sarana Karya, selaku kontraktor penyedia catering di PHM. Kerupuk itu nantinya akan menjadi bagian dari menu makan untuk 3 lapangan produksi PHM yakni NPU, SPU dan CPU. Terjalinnya kesepakatan kerjasama ini merupakan bentuk dukungan PHM kepada masyarakat sekitar wilayah operasi melalui bantuan promosi dan pemasaran produk UKM binaan.

“Upaya ini adalah wujud komitmen PHM untuk meningkatkan kapasitas UKM lokal,” kata Suripno.

Dikatakan Suripno, semangat pemberdayaan demi meningkatan perekonomian masyarakat secara langsung, sejak tahun 2017 telah dimulai kerjasama dengan beberapa BUMDes melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) dalam bentuk pengadaan material maupun pelaksanaan pekerjaan.

Dalam kesempatan yang sama Bupati Kutai Kartanegara juga meresmikan pengoperasian fasilitas Puskesmas Pembantu (Pusban) Handil Terusan. Fasilitas yang diresmikan ini sebelumnya merupakan bangunan semi permanen dan telah berdiri sejak tahun 1995, namun karena kerap terkena banjir rob, peralatan yang ada sering rusak. PHM pada tahun 2018 memulai upaya merelokasi Pusban ini ke tempat yang baru di atas lahan desa seluas 800 m2. Proses pembangunannya berlangsung selama 4 bulan dan bekerjasama dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Handil Terusan. (**)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.