Lewat Pensi, KPU Kutim Jaring Partisipasi Pemilih Pemula

March 24, 2019 by  
Filed under Serba-Serbi

SANGATTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutai Timur (Kutim) menjaring pemilih pemula dengan mengadakan sosialisasi yang dikemas lewat Lomba Pentas Seni (Pensi) Pemilih Pemula. mengundang seluruh sekolah yang ada di Kota Sangatta turut hadir juga Kadis Disdukcapil Januar HPLA, perwakilan Kapolres dan dandim 0909, dan anggota pengurus Partai Politik. Pensi dimulai jumat malam (22/3/2019)dan puncak acara sekaligus penutupan sabtu malam(23/3/2019).

Ketua KPU Ulfa Jamilatul Farida melakukan gebrakan mengajak siswa-siswi dalam pensi menampilkan kemampuan bernyanyi, musik, seni tradisional, monolog dan teater. kegiatan pensi pun menyertakan informasi seputar Pemilu 2019 seperti jadwal, surat suara yang akan diterima melalui spanduk dan banner untuk dibaca peserta. harap lebih, mereka mencoblos menggunakan hak suara, mencegah tingginya angka golput nantinya.

“Partisipasi adalah harapan kami(KPU), kami menargetkan pemilih dalam pemilu yang akan berlangsung pada 17 April 2019 mencapai 77,5 persen,” tuturnya

“Dengan adanya pentas seni, sosialisasi mengenalkan pemilu bagi pemilih pemula jadi terkesan lebih menarik. Mereka dapat informasi baru sekaligus bisa salurkan minat bidang seni,” katanya.

ia menerangkan pemilih pemula itu sebenarnya bukan hanya kaum milenial tetap bisa juga pensiunan TNI-Polri menjadi rakyat sipil yang baru memilih. pada prinsipnya pertama kali menggunakan hak pilihnya.

“Pemilih pemula cukup berpengaruh walapun 10 persen,” jelasnya

Di Kutim agar masyarakat mau berpartisipasi menyalurkan hak suaranya, ia mengatakan, KPU telah melaksanakan sosialisasi bagi masyarakat melalui sejumlah kegiatan dan merekrut relawan demokrasi untuk membantu sosialisasi.

“Pemilu tahun ini adalah hal menarik yang merupakan sejarah baru di Indonesia. apapun pilihan anda tanggal 17 april 2019 datang ke TPS Mencoblos, kita menjadi saksi sejarah,”tutupnya. (*/hm7)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.