Pertina Pusat Apresiasi Parade Tinju Rakyat

March 18, 2019 by  
Filed under Olahraga Lain

SANGATTA-Ketua Umum Pengurus Pusat Pertina Brigjen Pol Johni Asadoma mengapresiasi gelaran Parade Tinju Rakyat hasil kreasi Polres Kutai Timur (Kutim) bekerja sama dengan Pertina Pengprov Kaltim, Pertina Pengcab Kutim, dan klub boxing camp lokal dalam rangkaian kegiatan Millenial Road Safety Festival (MRSF).

Ketua Umum Pengurus Pusat Pertina Brogjen Pol Johni Asadoma (paling tengah) bersama Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan dan sejumlah jajaran pengurus Pertina Kaltim dan Pertina Kutim saat sesi jumpa pers bersama awak media. (Foto: Irfan)

Menurut Wakapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) itu, untuk pertama kali dirinya bertandang di Sangatta ibu kota Kutim. Dalam pertandingan lokal seperti ini, biasanya yang hadir itu minimal dari Pertina Provinsi atau pengurus Pertina Kab/Kota.

“Tapi saya melihat semangat anak muda Kaltim, khususnya Kutim maka saya datang ke Kutim. Mudah mudahan kehadiran saya bisa memberikan motivasi dan inspirasi bagi atlet tinju di Kutim,” ujar mantan petinju yang merebut medali emas di ajang Sea Games 1983 Singapore saat berusia 17 tahun.

Johni didampingi Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan dan beberapa perwakilan Pertina saat jumpers bersama awak media disalah satu rumah makan di bilangan Jalan Yos Sudarso, Sabtu (16/3/2019), menambahkan event atau kejuaran tinju seperti ini terus digencarkan dan bisa juga di laksanakan di daerah lain, sehingga dapat melahirkan atlet tinju nasional yang menjadi andalan indonesia di ajang internasional. Tujuannya prestasi tinju tidak melorot namun menuju masa depan tinju berprestasi.

“Parade Tinju Rakyat ini bisa menjadi trigger atau pemicu bagi pengembangan olahraga tinju di Kaltim dan di Kutim pada khususnya. Dan atlet Kutim bisa meraih prestasi dari tingkat lokal ke tingkat nasional bahkan menembus dan ikut ajang kejuaraan internasional,” jelasnya.

Johni juga mengutarakan upaya membuat Parade Tinju Rakyat harus disupport pasalnya tanpa ada suatu kompetisi pastinya tidak akan bisa memotivasi menarik minat pemuda pemudi daerah.

“Orang harus melihat dulu selanjutnya timbul minat dan kesukaan dan akhirnya langsung ditekuni. Begitu juga dalam mendalami olahraga tinju. Saya lihat di Kutim ini makmur harus ada juga perhatian dari perusahaan setempat mendukung pembinaan calon petinju di daerah. Ada motor penggerak jadi atletnya punya tekad. Olahraga kini sangat menjanjikan. Saya kira kutim punya potensi. Satu orang saja bisa menjadi juara dunia sudah menggemparkan membawa nama daerah,” tegasnya.

Selanjutnya Johni akan menyaksikan secara langsung Final Parade Tinju Rakyat sekaligus berbagi ilmu dan tips bertinju di sasana Folder Ilham Maulana Sangatta.

Untuk diketahui, Event ini diikuti sebanyak 88 petinju yang terdiri dari kelas elite ada 26 petinju senior putra, mini junior 47 petinju dan junior 15 petinju. Dalam kejuaran ini mempertandingkan 16 kelas putra dan putri yang terdiri dari 10 kelas putra dan 6 kelas putri. (*/hm13)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.