Kaltim Raih Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya 2018

December 26, 2018 by  
Filed under Politik dan Pemerintahan

Jakarta –  vivaborneo.com, Kabar menggembirakan datang dari gelaran Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2018 di Istana Wakil Presiden. Saat itu Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi didampingi Kepala Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Halda Arsyad, menerima Penghargaan APE 2018, Rabu (19/12).

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak (PPPA), Yohana S Yembise secara simbolis.

“Pada tahun 2016, Kaltim  mendapatkan peringkat Pratama dan pada tahun 2018 telah meningkat menjadi Madya. Kita berharap pada kesempatan selanjutnya dapat meningkat lagi tentunya dengan melibatkan lintas sektor dalam menekan kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ujar Halda.

Disampaikannya,  terdapat tujuh prasyarat yang menjadi indikator penilaian pada APE, antara lain komitmen, kebijakan, kelembagaan SDM dan anggaran, data, sistem informasi, metode serta peran masyarakat dan dunia usaha.

“Selain itu, komitmen Pemerintah Kaltim dalam mengintegrasikan gender dimandatkan dalam RPJMD 2013-2018 Bab VI pada Strategi dan Arah Kebijakan, terutama perempuan, pemuda dan penyandang disabilitas dengan program unggulan peningkatan kapasitas perempuan, pemuda dan difabel serta perlindungn anak,” tutur Halda.

Penghargaan APE diberikan kepada sembilan Kementerian/Lembaga, 22 Pemerintah Provinsi dan 159 Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, terdiri dalam 4 (empat) kategori, yakni kategori Pratama, diberikan kepada 2 Provinsi, dan 44 Kabapaten/Kota. Kategori Madya, diberikan kepada 1 Kementerian, 8 Provinsi, dan 75 Kabupaten/Kota. Kategori Utama, diberikan kepada 1 Kementerian, 8 Provinsi, dan 36 Kabupaten/Kota. Sedangkan kategori tertinggi Mentor diberikan kepada 6 Kementerian/Lembaga, 4 Provinsi dan 4 Kabupaten/Kota.(vb/DeL)

 

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.