Pranajaya, Maju Sebagai Caleg Demi Masa Depan Tarakan Maju

December 19, 2018 by  
Filed under Profil Calog

Tarakan,vivaborneo.com, Setelah memasuki masa pensiun sebagai pegawai negeri sipil, dirinya hanya mengisi waktu dengan menjaga dan mengelola sebuah kios kecil-kecilan. Kios yang berjualan kebutuhan dapur rumah tangga di depan rumahnya yang terletak di Jalan Diponegoro RT 19 Kelurahan Sebengkok Kecamatan Tarakan Tengah, cukup menjadi hiburan dan kesibukan hari-harinya.

Ialah Pranajaya, SE (58), yang baru saja beberapa bulan terahir pensiun sebagai pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung.

Pranajaya muda mengabdi sebagai aparatur sipil negara sejak tahun 1984 hingga tahun 2018 atau selama 34 tahun. Pria kelahiran, Tarakan, 22 Mei -1960 merupakan anak pertama dari 10 bersaudara, dari pasangan Djahran dan ibu kandung bernama Saniah. Setelah Pranajaya berkeluarga dan menyunting istri bernama Dewi Ardha Pranajaya, dirinya telah memiliki lima orang anak.

Dasar pengalaman kerja di pemerintahan dan dukungan warga Kecamatan Tarakan Tengah, Pranajaya memberanikan diri untuk maju sebagai calon legeslatif (caleg) DPRD Kota Tarakan daerah pemilihan Kecamatan Tarakan Tengah.

Maju sebagai calon anggota legeslatif DPRD Kota Tarakan melalui Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Pranajaya siap mengabdi dan melayani masyarakat ketika dirinya terpilih kelak.

Awal kariernya sebagai PNS pada tahun 1984 diawali sebagai staf pelayanan kantor pada UPTD Samsat Nunukan hingga tahun 1988. Kemudian berpindah ke Tarakan sebagai staf Kantor Cabang Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Kaltim.

Pada tahun 2007, Pranajaya dimutasikan ke kantor UPTD Samsat Nunukan sebagai bendaharawan penerimaan pajak dan tahun 2010 dimutasikan kembali ke Kabupaten Tanah Tidung (KTT) di Sesayap Kota, dengan jabatan sebagai Kepala Administrasi Pelayanan Kantor Samsat dengan nama Adpel Samsat.

Ketika ditanya alasan dan tujuan utama untuk menjadi anggota legislatif dan berani bertarung di tengah padatnya persaingan para caleg berbagai partai, pria berkacamata ini menjawab bahwa pencalonannya hanya untuk niat mengabdi kepada masyarakat.

Tidak muluk memang alasan yang diutarakan, apalagi Pranajaya telah mengenyam manis getirnya birokrasi di pemerintahan selama 34 tahun.

“Alasannya dan tujuan utama saya adalah untuk mengabdi kepada masyarakat. Agar keluhan dan apa yang disampaikan oleh masyarakat dapat disalurkan sesuai keinginan, terutama oleh masyarakat Kecamatan Tarakan Tengah,” ujar Pranaja kepada wartawan vivaborneodikediamannya Selasa, 18/12/2018.(waldy/vivaborneo.com)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.