Kesebelasan Kutim Dampingi Balikpapan ke Semi Final

December 8, 2018 by  
Filed under Sepakbola

SANGATTA-Tim Sepak Bola Kutai Timur (Kutim) akhirnya boleh bernafas lega pasalnya skuat asuhan pelatih Jhoni Rining itu berhasil melenggang ke babak 4 besar atau semi final cabor sepak bola Porprov VI/Kaltim 2018 yang berlangsung di Stadion Utama Kudungga, Jumat (7/12/2018) malam.

Di laga penentuan sekaligus terakhir di Grup A tersebut Kutim wajib mendulang poin untuk kans lolos. Hasilnya Kutim mengandaskan perlawanan Penajam Paser Utara (PPU) dengan skor 3-1. Kemenangan ini pun membuat Kutim sebagai Runner up mendampingi Balikpapan yang keluar sebagai juara grup setelah di pertandingan sore sebelumnya meraup poin maksimal 9 hasil tiga kemenangan dengan mencukur Kutai Barat (Kubar) dengan skor telak 4-0 di partai terakhir yang sama.

Tiga Gol Kutim dilesakkan masing-masing oleh M Nur menit (5) lewat tandukan keras menghujam gawang PPU di babak pertama. Namun PPU membalas gol lewat Muhammad Ihsan di menit (45) sebelum peluit ditiup. Di babak kedua Kutim kembali mencetak gol menit (64) dengan kerja sama dengan cukup apik. Berawal dari umpan lambung Kapten Kutim Al Jabar Ilmi ke sayap kiri yang diterima oleh Syarif sembari mengecoh pertahanan PPU selanjutnya mengirim bola ke tengah yang diterima oleh M Faisal langsung menembak ke pojok kiri gawang. Pundi gol Kutim bertambah setelah M Nur mencatatkan gol ke papan skor lewat sepakan keras memanfaatkan umpan dari bola mati (free kick).

Selepas pertandingan, Pelatih Kutim Jhoni Rining pun cukup senang dengan raihan tiga poin sekaligus membawa Kutim ke semi final.

“Ini hasil perjuangan keras anak-anak, mereka bisa menjalankan permainan sesuai intruksi yaitu bagaimana seorang pemain bisa mencetak gol,” jelasnya.

Disinggung permainan anak asuhnya, Jhoni mengutarakan para pemain tidak grogi justru lebih lepas.

“Mereka bermain tenang dengan kepercayaan diri,” tambahnya.

Untuk strategi semi final Jhoni masih belum banyak berkomentar pasalnya masih melihat calon lawan Kutim di posisi juara Grup B yang akan bertanding Sabtu (8/12/2018) ini.

“Untuk sekarang masih belum, saya masih merancang tim ini. Kami mau recovery dan fokus konsentrasi latihan,” jelasnya.

Sementara itu, Pelatih PPU Subianto mengungkapkan meski kalah, timnya mampu mengimbangi permainan Kutim hanya di sektor pertahanan PPU sangat lemah.

“Ini menjadi hasil buruk perjalanan PPU selama mengikuti Porprov. 4 tahun lalu justru menjadi catatan manis di Porprov V karena kami berhasil menjadi Runner up grup,” katanya.

Dia pun merasa bertanggung jawab atas kekalahan ini. Persiapan PPU di Porprov ini juga tidak asal-asalan akan tetapi tetap matang. Kurangnya tukang juru gedor membuat PPU minim kreasi serangan.

“Para pemain PPU sebagian ada yang masih memperkuat di Pusamania Borneo FC. Baru tanggal 26 Desember selesai. Ya kami terpaksa tidak bisa menggunakan jasa mereka,” ujarnya.

Tim PPU ini pun berkumpul di Sangatta kurang persiapan. Menurut Subianto, tim PPU hanya ingin menambah slot peserta di cabor sepak bola.

“Kami realistis. Organisasi tim berjalan kurang kompak karena waktu yang mepet. Kami tidak mendulang poin, dari tiga laga kami kebobolan 9 gol. Setiap satu pertandingan yang dihadapi bersarang 3 gol,” ungkapnya.

Terakhir setelah gagal lolos, Subiato selanjutnya akan mendampingi anak asuhnya untuk mengikuti seleksi tim Pra PON yang akan diajukan ke Asprov PSSI Kaltim. (*/13)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.