PWI : DNA Jurnalis adalah Nasionalis

December 6, 2018 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

Jakarta: Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Ilham Bintang tak sepakat dengan ucapan calon Presiden Prabowo Subianto yang menyebut jurnalis antek penghancur NKRI.

Bila ditilik dari sejarahnya, Jurnalis justru membantu Indonesia mencapai kemerdekaan. Ia meminta Prabowo mengingat sejarah itu.

“Pak Prabowo harus kita ingatkan, wartawan itu ikut mendirikan negeri ini,” kata Ilham kepada Medcom.id, Jakarta, Rabu, 5 Desember 2018.

Ilham menuturkan, profesi wartawan tidak mungkin mengorbankan bangsanya. Sebab, lanjut dia, DNA wartawan adalah nasionalis.

“Karena dilihat DNA-nya, wartawan itu nasionalis dulu baru jurnalis. Tidak seperti asumsi Pak Prabowo,” imbuh dia.

Ilham meminta wartawan tak mengambil hati perkataan Prabowo. Menurut dia, wartawan sudah diwarisi sikap rendah hati dari pendahulunya.

“Kita harus terima kritik. Kenapa dari dulu media sudah ada suara pembaca dibandingkan rubrik lain? Karena kita tidak bisa menilai diri sendiri,” ujarnya.

Sebelumnya, Prabowo menuding pemberitaan di media sebagian besar memublikasikan berita bohong. Prabowo pun mengajak publik tak usah lagi menghormati jurnalis yang bekerja mewartakan berita.

“Pers ya terus terang saja banyak bohongnya dari benarnya. Setiap hari ada kira-kira lima sampai delapan koran yang datang ke tempat saya. Saya mau lihat bohong apalagi nih,” kata Prabowo di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Desember 2018.

Mantan Komandan Jenderal Kopassus itu menuding jurnalis dan media bagian dari antek-antek yang ingin menghancurkan demokrasi di Indonesia. Prabowo menuding sikap media yang tidak memberitakan acara reuni 212 tak objektif.

“Boleh kau cetak ke sini dan ke sana, saya tidak mengakui Anda sebagai jurnalis. Enggak usah saya sarankan kalian hormat sama mereka lagi, mereka hanya anteknya orang yang ingin menghancurkan Republik Indonesia,” kata Prabowo. (https://www.medcom.id/nasional/politik/zNALVdnK-pwi-dna-jurnalis-adalah-nasionalis)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.