Mahyunadi Kenalkan Lapangan Tembak Kutim

December 6, 2018 by  
Filed under Serba-Serbi

SANGATTA – Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) Kutai Timur (Kutim)  menggelar welcome party menyambut para atlet tembak di Lapangan Tembak Sangatta, di Kawasan Jalan H Abdulah Kenyamukan, Kecamatan Sangatta Utara, Selasa (4/12/2018) malam.

welcome party cabang olahraga menembak

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Kutim selaku Ketua Perbakin Kutim memperkenalkan lapangan tembak Kutim kepada para tamu dan puluhan atlet menembak dari 10 kabupaten/kota se Kaltim.

“Kegiatan ini merupakan momen silaturahim, karena para atlet menembak dari 10 kabupaten/kota sedang ada di Kutim. Alangkah baiknya, kita saling membina keakraban dan pertemanan yang selama ini sudah terjalin. Karena, bila tidak sekarang, silaturahim di Kutim baru bisa dilaksanakan pada 40 tahun mendatang, saat Kutim akan ditunjuk lagi sebagai tuan rumah Porprov VI Kaltim,” kata Mahyunadi.

Soal Lapangan Tembak Sangatta, walaupun pembangunannya belum selesai, namun sudah bisa digunakan bertanding. Untuk beberapa kategori tanding. Yakni menembak reaksi, metal silhouette dan long range. Diharapkan dalam jangka panjang, lapangan tembak di Kutim ini akan terintegrasi dengan berbagai kategori menembak dan dibuat hingga level tiga.

Sementara itu Wakil Bupati Kutim  Kasmidi Bulang yang juga sebagai Wakil Ketua Umum PB Porprov VI/ Kaltim dan Ketua Kontingen Kutim mengatakan, kegiatan welcome party merupakan momen silaturahim bagi para pengurus dan anggota Perbakin se Kaltim.

“Diharapkan kegiatan ini menjadi momen yang memupuk kekompakan dan mengharumkan nama Kalimantan Timur, terutama Kutim untuk kedepannya,” ujar orang nomor dua di Kutim tersebut mewakili Bupati.

Selanjutnya, Ketua Perbakin Kaltim, Roy Nirwan mengingatkan kepada seluruh insan olahraga menembak agar dapat merawat dengan baik fasilitas yang telah terbangun. Agar terus dapat digunakan untuk event menembak lainnya. Berkaca dari pengalaman Kaltim yang dulu pernah menjadi tuan rumah PON, ternyata fasilitas olahraga terbengkalai, salah satunya fasilitas menembak.

“Beberapa sarana olahraga di bangun, termasuk lapangan tembak di Balikpapan. Sekarang, lapangan tembak tersebut seperti hidup segan, mati tak mau. Hingga timbul kesan, kita hanya mampu membangun tapi tak mampu merawat. Jadi, tolong jaga venue (menembak) ini dengan baik,” pinta Roy. (*/10)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.