Kaltim Alami Deflasi Sejak Bulan  September

December 3, 2018 by  
Filed under Ekonomi & Bisnis

Samarinda, vivaborneo.com,  Selama bulan November 2018, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami deflasi sebesar minus (-) 0,06 persen atau terjadi pergerakan Indeks  Harga Konsumen (IHK) dari  137,80 pada bulan Oktober ke posisi 137,31 pada bulan November.

“Pada bulan November 2018 inflasi  tahun kalender dari Januari hingga November sebesar 2, 69 persen dan inflasi tahun ke tahun sebesar 3,74 persen,” jelas Kepala Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim,  Atqo Mardiyanto saat penyampaian rilis bulanan inflasi di pada Senin, (3/12/2018).

Dijelaskannya lebih lanjut, pembentuk deflasi di Kaltim yaitu Kota Samarinda yang mengalami deflasi 0,12 persen dan Kota Balikpapan mengalami inflasi sebesar 0,01 persen.

Terjadinya deflasi di Kaltim dipengaruhi oleh penurunan indeks harga pada kelompok bahan makanan dan kelompok kesehatan masing-masing sebesar -1, 75 persen dan -0,17 persen.

Sedangkan lima kelompok lainnya mengalami peningkatan indeks yaitu pada kelompk transportasi dan komunikasi sebesar 1,34 persen, kelompok pendidikan,rekreasi dan olah raga sebesar 0,28 persen, kelompok sandang sebesar 0,22 persen serta kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar masing-masing sebesar 0,05 persen.

“Provinsi Kaltim kembali mengalami deflasi pada bulan November sebesar -0,06 persen setelah hal yang sama terjadi deflasi pada bulan  Oktober sebesar -0,16  dan pada bulan September 2018 juga mengalami deflasi sebesar   -0,26  persen,” ucap Atqo.(vb/yul)

 

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.