Ibrahim Rusly, Perenang Yang Melintasi Perbatasan Indonesia-Malaysia

November 28, 2018 by  
Filed under Profile

Usianya memang sudah tidak muda lagi. Tapi kemampuannya berenang tidak perlu diragukan. Bahkan berenang di lautan pun sering dilakukan. Ibrahim Rusli, lahir di Balikpapan 17 Juni 1965 merupakan satu-satunya perenang dari Kalimantan Utara yang telah berenang antara dua negara Indonesia dan Malaysia di perbatasan Sebati – Tawau Sabah Malaysia. Ia juga telah berenang antara Selat Bali dan Selat Madura.

Pada tahun 2018 ia telah melakukan arung renang dari Pelabuhan Perikanan menuju Taman Berlabuh Kota Tarakan Kalimantan Utara sejauh 3 kilometer. Hal ini dilakukan dalam rangka memperingati hari kemerdekaan ke 73 Republik Indonesia.

Hobi berenang telah dilakukan Ibrahin sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) Saat itu ia berenang di Sungai Kayan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan.

Puas berenang di Sungai Kayan, pada tahun 2010 Ibrahim mencoba tantangan berenang sejauh 12 kilometer. Saat itu ia berhasil mengarungi Sungai Kayan dari Kota TanjugnSelor menuju Desa Salimbatu.

Masih kurang puas melakukan arung sungai, Ibrahim mencoba mengarungi lautan. Medan laut yang ditempuh cukup menantang dengan mengarungi lautan antara kedua negara Malaysia dan Indonesia. Ini dilakukan pada bulan Agustus 2010 dalam rangkat memperingati HUT Kemerdekaan. Sayangnya, Ibrahim gagal menuntaskan misinya karena tersengat benang-benang yang merupakan biota laut yang berbahaya bagi perenang.

Beberapa bulan kemudian Ibrahim berhasil melakukan arung lautan menempuh jarak tempuh 8 kilometer  antara Sebatik Indonesia menuju Tawau Sabah Malaysia.

Keberhasilan ini membuatnya semangat melakukan arung renang laut. Pada bulan Juni 2013. Ibrahim mengarungi laut Selat Bali menuju Banyuwangi. Tiga hari kemudian ia melanjutkan mengarungi renang  laut Selat Surabaya dan Madura (Suramadu) dengan jarak tempuh 5 kilometer.

Masih pada tahun yang, Ibrahim mengarungi laut Selat Bali dan Selat Madura dengan jarak tempuh 5 kilometer. Kali ini namanya tercatat dalam rekor MURI dengan momentum 11-12-2013, karena berhasil melakukan arung renang melampaui dua selat dalam sehari.

Pada bulan Desember 2015, ibrahim juga kembali  melakukan arung renang yang penuh dengan tantangan dari Pulau Seribu, Pulau Untung menuju pos AL di Tanggerang Banten dengan jarak 5 kilometer. Kemudian expedisi arung renang ibrahim pada tahun 2016 bulan Agustus kembali berenang dari Gili Trawangan menuju Pelabuhan Bangsal Kabupaten Lombok Utara – Nusa Tenggara Barat dengan jarak tempuh 7 kilometer.

Pada bulan November tahun 2017 tim expedisi Iberahim juga melakukan arung renang dari Tanjung Karis ke Taman Berlabuh Kota Tarakan Kalimantan Utara dalam rangka Hari Pahlawan 10 November 2017 yang dikoordinir Kodim 0907 Tarakan.

“Mohon perhatian Gubernur Kaltara untuk tetap mendukung para pehobby arung renang karena ini bisa membawa harum nama daerah khususnya Provinsi Kaltara” ujar ibrahim kepada wartawan viva borneo di sebuah Warung Kopi “Meylan”  di Jalan Kampung Bugis Dalam Kota Tarakan. (waldy)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.