Samarinda Harus Bersiap Menjadi Kota MICE

November 23, 2018 by  
Filed under Wisata

Samarinda, vivaborneo.com,. Euforia masyarakat dan pemangku kepentingan atas pengoperasian secara maksimal Bandar Udara Aji Pangeran Temenggung Pranoto (APT Pranoto) Samarinda, hendaknya diiringi dengan pembenahan sejumlah fasilitas.

Kepala Kantor Perwakilan BAnk Indonesia Kaltim, Muhamad Nur

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Timur, Muhamad Nur mengatakan dengan beroperasinya sejumlah maskapai besar nasional, maka diyakini roda perekonomian Samarinda turut terdongkrak.

Namun, dirinya mengingatkan masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi oleh Pemerintah Kota Samarinda, terutama infrastruktur jalan, fasilitas umum hingga sektor pariwisata.

“Samarinda nantinya berpotensi menjadi kota MICE, meetting, incentive, convention  dan exebition (pertemuan, insentif, konvensi dan pameran). Maka akan banyak acara (event-event)  di Kaltim yang akan bergeser, misalnya tadinya di Balikpapan akan dilaksanakan di Samarinda,” ujarnya di ruang kerjanya, Kamis (22/11).

Menurut Nur, Kota Samarinda harus memiliki daya tarik agar para tamu yang datang memiliki kenangan. Dirinya menyorot  trotoar dan tanah kosong di sepanjang Sungai Mahakam mulai dari Pasar Pasar Pagi hingga Pelabuhan Samarinda yang hingga kini kumuh dengan pedagang.

Padahal, ujarnya, kawasan tersebut dapat disulap menjadi kawasan tempat olah raga seperti berlari, jogging ataupun bersepeda dengan memperbaiki trotoar dan pedestrian yang lebih rapi  dan nyaman bagi pejalan kaki.

“Kalau cuman punya bandara doang ngapain? Orang datang cuman liat-liat aja. Orang gak mau mampir, gak mau bikin acara disini. Jadi selain punya bandara Samarinda juga perlu menyiapkan infrastruktur seperti hotel-hotel, pusat kuliner dan obyek wisata local, seperti susur Sungai Mahakam,” tegasnya.(yull)

 

 

 

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.