LAZ DPU Kaltim Kembali Kirim Relawan dan Bantuan

October 13, 2018 by  
Filed under Berita

Samarinda- Musiban Gempa yang disusul Tsunami dan Likuitasi tanah yang melanda Sulawesi Tengah khususnya Palu, Donggala dan Sigi membuat seluruh warga dunia terkejut atas peristiwa tersebut. Pasalnya, musibah yang melanda Sulawesi Tengah ini disertai Likuitasi yang menenggelamkan rumah warga khusunya di Petobo dan Balaroa di Palu Barat.

Direktur LAZ DPU Kaltim Rahmad saat konfrensi pers keberangkatan relawan dan bantuan di Rumah Makan Era 165 Samarinda, Jumat (12/10/2018)  menyampaikan tiga hari pasca gempa, LAZ DPU Kaltim merespon dengan mengirimkan Tim Relawan Kemanusian Rescue untuk terjun memberikan bantuan dan memberangkatkan Logistik menuju Palu. Tim yang berjumlah 3 orang terbang dari Jakarta menuju Makasar dan berlanjut ke Kota Palu, yang disusul 3 orang tim lagi berlayar dari Balikpapan menuju Kota Palu.

Sejumlah bantuan logistik berupa makanan siap saji, Makanan ringan, pakaian, selimut, terpal, perlengkapan bayi, obat-obatan, mesin genset dan BBM telah tersalurkan dengan baik dan lancar.

“Semua atas kerja sama seluruh pihak yang sangat apik, baik dari untuk kepolisian, TNI dan relawan kemanusian dari berbagai lembaga,” kata Rahmad.

Rahmad yang memimpin langsung perjalanan tim relawan LAZ DPU Kaltim ini berbarengan dengan relawan kemanusiaan lainnya menghantarkan ke satu titik pengungsian sebelum ke Kota Palu di Desa Tanjung Padang Kabupaten Donggala. Daerah yang sangat terpencil yang terkena dampak parah tsunami. Mengetahui daerah ini belum mendapatkan bantuan sama sekali, komandan tim relawan langsung menurunkan bantuan logistik yang dibantu kapal nelayan masyarakat setempat.

“LAZ DPU Kaltim kembali mengirimkan dua orang tim relawan dan satu truk bantuan Logistik menuju Posko Induk di Kota Palu pada Kamis, (11/10) dan berlanjut memberangkatkan tiga orang relawan lagi pada hari sabtu (13/10) menuju lokasi bencana. hingga saat ini, total relawan yang diberangkatkan sebanyak 10 orang relawan,” kata Rahmad.

Rahmad menjelaskan, saat ini, LAZ DPU Kaltim telah membuk posko kemanusia di beberapa titik pengungsian warga, antara lain Posko Utama, yaitu Posko penempatan seluruh bantuan logistik yang akan disalurkan ke Posko Transit untuk disalurkan ke warga di pengungsi. Posko ini berada di Pelabuhan Pantoloan Kota Palu (Penurunan Barang) serta di Jalan Sungai Surumana Kelurahan Nunu Kecamatan Palu Barat (Pengumpulan Barang).

Sementara Posko transit, yaitu Posko Kemanusiaan yang merupakan titik berkumpulnya masyarakat yang mengungsi untuk mendapatkan bantuan logistik, layanan kesehatan, trauma healing dan bantuan lainnya. Posko ini ada enam titilk yaitu di Desa Tanjung Padang Kab Donggala (258kk), Desa Wisolo dan Desa Ramba Kec. Dolok Selatan Kab. Sigi (413kk), Masjid Jami’ Kel. Pantoloan Kec. Tawaeli Dekat Dermaga Pantoloan (550kk),  Desa Waturalele Kec. Dolo Kab. Sigi Sulteng (410kk),  Jalan Mutaji Desa Lolu Kec. Sigi Biromaru Kab. Sigi (114kk), Gabungan 3 Desa, yaitu Desa Toale, Desa Mekar Baru, Desa Limboto Kec. Banawa Tengah (400kk).

Dikatakan Rahmad, pada tahap ketiga dan empat LAZ DPU Kaltim memberangkatkan enam orang relawan yang dipimpin Sumadi Buton selaku Ketua Yayasan Dana Peduli Ummat Kaltim dengan membawa satu truk logistik berupa Air mineral, beras, makanan siap saji, perlengkapan bayi, Alas tidur dan terpal, empat mesin Genset dan BBM, Pakaian dan selimut. Menyusul  keberangkatan selanjutmya dipimpin Ketua Yayasan berangkat bersama tiga orang relawan kesehatan. (**/yul)

 

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.