Kaltim Dukung Target 100 Juta Kader Bela Negara

September 16, 2018 by  
Filed under Kalimantan Timur

Tenggarong, Pembentukan Kader Bela Negara di Kalimantan Timur diharapkan dapat mendukung pencapaian target 100 juta Kader Bela Negara hingga tahun 2020 mendatang. Pembentukan Kader Bela Negara di Kaltim dipusatkan di Wisma Atlet Stadion Aji Imbut  dan diikuti oleh 240 kader Bela Negara dari berbagai kabupaten dan kota di Kaltim.

“Alumni kader Bela Negara ini diharapkan mampu menyebarluaskan nilai-nilai bela negara, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Misi yang diemban adalah peningkatan pengalaman dan motivasi yang kuat dari setiap peserta untuk diterapkan di masyarakat,” ujar Ditjen Bela Negara Dirjen  Potensi Pertahanan  Kementerian Pertahanan, Kolonel  Inf. Alex yang mewakili  Direktorat  Jenderal Potensi Pertahanan, Prof. Dr. Bondan Tiara Sofyan.

Pada hakekatnya, ujarnya,  pembinaan sumber daya manusia (SDM) oleh Pemerintah  tidak pernah berhenti dan senantiasa bersinambungan sesuai dengan perkembangan jaman.

Ditambahkan Kolonel Alex, untuk mencapai 100 juta Kader Bela Negara hingga tahun 2020, pihak Kementerian Pertahanan juga melibatkan perguruan tinggi di seluruh Indonesia dalam penerimaan mahasiswa baru untuk menyisipkan materi bela Negara saat orientasi pengenalan kampus (Opspek).

Menurutnya, terdapat  600 universitas di seluruh Indonesia dengan cacatan mahasiswa baru sekitar 5.000 an orang, maka setiap tahun dapat dihasilkan sekitar 3 juta kader bela Negara setiap tahunnya.

“Belum lagi kegiatan serupa seperti pembentukan kade Bela Negara seperti di Tenggarong ini. Kan semuanya dilaporkan ke kami (Kementerian Pertahanan) baik pelaksanaan di Medan, Lampung dan kota-kota lainnya,” ucapnya.

Dalam kegiatan pemebntukan Kader Bela Negara ini, setiap peserta mendapatkan pembekalan tentang wawasan kebangsaan, bela negara, kedaruratan bencana alam, hingga pengenalan bahaya radikalisme, terorisme dan narkotika.(ya)

 

 

 

 

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.