Warga Sebulu Moderen Dilatih Budidaya Bibit Durian Unggul

September 10, 2018 by  
Filed under Agrobisnis

TENGGARONG – Warga Desa Sebulu Modern, Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara (Kukar), antusias mengikuti Pelatihan Pembuatan Bibit Durian Unggul Menuju Sentra Durian Modern. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Sebulu, Kamis (6/9/2018). 

Penyuluh Pertanian Madya, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Loa Janan, Agus Priyono mengatakan tata cara pembibitan durian dimulai dari pemilihan mutu benih, pemeliharaan hasil, teknik memperbanyak durian hingga penyiapan batang bawah.

“Melakukan pembibitan durian harus memperhatikan mutu benih, mulai dari mutu genetik, mutu fisiologis yang terdiri dari biji, entres atau pohon sehat, batang bawah dan tanaman akulasi, kesesuaian sambungan, hingga mutu fisik,” kata Agus, Jumat (7/9/2018).

Dijelaskan Agus, batang bawah merupakan benih yang akan digunakan sebagai batang pokok untuk disambung. Setelah semuanya disiapkan perlu diperhatikan pada media tanamnya, biasanya masalah utama pembenihan adalah serangan patogen jamur.

“Hindari menggunakan media tanam yang mengandung pupuk kandang, Arang sekam, sekam lapuk, serbuk gergaji lapuk juga merupakan media yang rendah patogen tular tanahnya untuk pembenihan keluarga genus durio,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Agus juga memberikan tips cara memperbanyak durian dengan menggabungkan batang bawah dengan batang atas dari tanaman yang berbeda sedemikian rupa, sehingga terjadi penyatuan dan kombinasi akan terus tumbuh membentuk tanaman baru.

“Artinya, penyambungan dua tanaman yang jenis atau spesies lain, tetapi masih dalam satu familia. Tingkat keberhasilannya sendiri masih cukup tinggi, walaupun kadang-kadang mengalami kegagalan. Contoh durian disambung dengan lai,” katanya.

Keuntungannya sendiri lanjut Agus, benih dapat diperbanyak dalam jumlah besar dan seragam, sifat benih akan sama dengan induknya, mendapat sosok tanaman yang pendek dan ringkas. Mendapatkan tanaman gabungan yang mempunyai perakaran kuat dan bagian tajuk yang diproduksi dan berkualitas tinggi, hingga tanaman lebih cepat menghasilkan buah.

“Adapun tahapannya, diawali dengan pengirisan batang bawah, pengambilan dan penyiapan mata, pengikatan tempelan, pelepasan ikatan, pemotongan batang bawah dan pemeliharaan okulasi atau menempel,” katanya.

Ditambahkan Agus, pemeliharaan okulasinya sendiri dimulai dari meletakkan tanaman setelah okulasi pada bedengan tanpa naungan atau lepas naungan. Minggu I siram benih sehari 2 kali, dan minggu II/III sehari sekali, jika tidak hujan. Buka pembalut okulasi pada minggu ke 3-4. Pangkas daun  batang bawah di atas bidang okulasi, sisakan 3-5 lembar jika okulasi hidup, biarkan sampai tunas okulasi tumbuh dan berdaun tua. Pangkas daun batang bawah seluruhnya jika tunas okulasi sudah cukup kuat. Lakukan pengendalian hama/penyakit jika diperlukan.

“Saya berharap, semoga apa yang diberikan dalam pembudidayaan bibit durian unggul bagi petani Sebulu Modern ini dapat bermanfaat dan dipraktekkan dengan baik menuju sentra duiran unggul Modern,” harap Agus mengakhiri. (Medsi01)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.