DKP3A Fasisitasi Pelatihan PATBM bagi Fasilitator

August 15, 2018 by  
Filed under Politik dan Pemerintahan

Samarinda —- Keprihatinana atas kekerasan terhadap anak oleh orang dewasa, seperti orang tua, keluarga lainnya hingga masyarakat sekitar,  mendorong Pemprov Kaltim melalui Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) menginisisasi kegiatan Pelatihan Fasilitator  Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), berlangsung di Hotel Grand Victoria Samarinda, Selasa (14/8).

Kelapa Dinas KP3A Kaltim Halda Arsyad melalui Sekretaris Dinas KP3A Kaltim Zaina Yurda, mengatakan dalam sambutannya hasil pantauan diperoleh data dari KPAI dari tahun 2011 tercatat 2178 kasus, 2012 tercatat 3512 kasus, 2013 tercatat 4311 kasus dan 2014 tercatat 5066 kasus.

“Maraknya kasus anak yang dilaporkan menunjukkan bahwa keluarga, lingkungan sekitar, sekolah dan masyarakat belum mampu memberikan perlindungan yang memadai kepada anak.

Situasi ini mendapat respon Pemerintah Indonesia dengan mengeluarkan kebijakan dan program yang mendukung pemenuhan hak anak dan perlindungan anak, antara lain Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), Gerakan Nasional Anti Kekerasan Seksual dan Anak (GNAKSA),” ujarnya.

Menyadari hal tersebut peerintah membentuk satu program PATBM ynag dimulai tahun 2015. Dalam mengimplementasikan kebijakan PATBM sampai tingkat desa dan kelurahan pada tahun 2016 Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak (KPPPA) mengembangkan model di 136 desa/kelurahan yang berada di 68 kabupaten/kota di 34 provinsi.

“Kaltim salah satu provinsi yang telah menggembangkan program tersebut hingga saat ini dan berkembang di beberapa kabupaten/kota. Salah satu yang menjadi pilot project adalah Kabupaten Paser dan Kota Bontang,” ucapnya.

Percontohan ini  terus berkembang di beberapa kabupaten.kota di Kaltim. Kaltim sendiri telah memebentuk  fasilitator provinsi, 56 fasilitator kabupaten/kota1090 orang aktivis di 7 kabupaten/kota.

Pemprov Kaltim melalui DKP3A Kaltim kembali membentuk fasilitator dan aktivis PATBM tingkat kabupaten/kota di 6 kabupaten/kota dengan harapan dapat menjangkau dan menindaklanjuti persoalan dan perlidungan anak dari kekerasan anak yang ada di wilayah yang belum terjangkau oleh pemerintah.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 66 peserta dari 4 kabupaten dan 3 kota, kabupaten/kota tersebut mengirim aktivis yang sudah terbentuk dan didampingi oleh fasilitator daerahnya masing-masing. (vb/rdg)

 

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.