Delegasi PWI Puas Selama di Korea Selatan

August 8, 2018 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

Vivaborneo.com-Delegasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang melakukan kunjungan persahabatan ke Korea Selatan merasa puas dengan sambutan dari Asosiasi Wartawan Korea (JAK) dan Korea Foundation.

Delegasi PWI dipimpin langsung Ketua Bidang Luar Negeri PWI Pusat Teguh Santosa didampingi Anggota Dewan Penasihat PWI Adnan Nyak Sarong, Ketua PWI Riau Zulmansyah, Wakil Ketua bidang Kesra PWI Jambi Riduan Agus Agusnan, Bendahara PWI Riau Oberlin Marbun, Sekretaris PWI Kalimantan Timur  Wiwid Marhaendra Wijaya, dan Sekretaris bidang Pariwisata PWI Papua Barat Mercys Charles Loho.

Kedatangan delegasi PWI di Korsel disambut langsung Ketua JAK Jung Kyu Sung dengan jamuan makan siang, Jumat (27/7/2018). Saling mengujungi antara kedua asosiasi wartawan kedua negara ini telah berlangsung sejak tahun 2013.

Selama berada di Korea, delegasi PWI mengunjungi beberapa tempat antara lain Pulau Jeju yang banyak dikunjungi para wisatawan. Selain itu, secara khusus juga mengunjungi Hyundai Rotem yang memproduksi kereta, dan Korea Rail yang memproduksi rel kereta serta Korea Rail Network Authority (KNA) yang mengelola jaringan kereta api.

Delegasi PWI juga mendapat kesempatan mencoba jalur kereta tengah kota Seoul, Metro Line 9, serta kereta api cepat yang dioperasikan SRT dari Gwangju menuju Osong yang merupakan titik pisah-temu jalur kereta api cepat Seoul-Busan dan Seoul-Gwangju.

Rombongan juga mengunjungi pabrik kabel optik Korea Selatan yang memiliki pabrik di Indonesia, mengunjungi media KBC serta Koran The Korea Herald serta Universitas Chung-Ang. Sebelum kembali ke tanah air, rombongan menyempatkan diri bertemu langsung dengan Dutabesar Republik Indonesia untuk Republik Korea Umar Hadi. (wd)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.