Gempa NTB, Polisi Turki Ucapkan Bela Sungkawa

August 7, 2018 by  
Filed under Berita

ANKARA – Gempa yang terjadi di Nusa Tenggara Barat (NTB) juga menarik perhatian masyarakat Turki. Televisi di negara yang dipimpin Erdogan itu beberapa kali menayangkan berita tentang gempa yang terjadi di Indonesia tersebut, termasuk di media cetak setempat. Bahkan Presiden Akademi Polisi Turki secara khusus menyampaikan ucapan bela sungkawa atas musibah tersebut.

“Kami menyampaikan duka cita mendalam atas musibah gempa yang menelan banyak korban di Indonesia. Semoga kondisinya segera kembali normal,” sebut Presiden Akademi Polisi Nasional Turki, Prof Dr Yilmaz Golak, di Ankara, Senin (6/8), pukul 13.15 waktu setempat.

Yilmaz menyampaikan hal tersebut saat menerima kunjungan delegasi Indonesia yakni Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Letjend (purn) Agus Widjojo, beserta para peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) 57 Lemhannas RI. Kedatangan delegasi Indonesia ini dalam rangka Studi Strategis Luar Negeri (SSLN) sekaligus menjajaki kemungkinan antara Pemerintah Indonesia dengan pihak kepolisian setempat. Ucapan duka juga disampaikan Wakil Presiden Satuan Polisi Operasi Khusus, Sezgin Koral, yang juga menerima kunjungan delegasi Lemhannas RI di kantornya.

Mendapat ucapan tersebut, Gubernur Lemhannas RI, Letjend (Purn) Agus Widjojo menyampaikan ucapan terima kasih atas duka cita dan keprihatinan yang disampaikan. Hal tersebut jelas sangat menguatkan dan memberikan dukungan yang luar biasa bagi Indonesia, khususnya masyarakat Nusa Tenggara Barat, agar segera bangkit setelah mengalami gempa.

Delegasi Lemhannas RI ini akan berada di Ankara selama 4 hari ke depan. Selain berkunjung ke beberapa objek pemerintahan strategis, kedatangan delegasi ini juga untuk mempelajari situasi negara ini, dengan harapan bisa memberikan tambahan wawasan bagi Indonesia yang tahun ini memasuki fase politik. (eff)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.