Usai Cuti, Ja’ang Hadiri Khitanan Massal

June 25, 2018 by  
Filed under Serba-Serbi

Samarinda-Usai cuti kampanye sebagai pasangan calon (paslon) Gubernur pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim sejak 15 Februari hingga 23 Juni 2018, Walikota Samarinda Syaharie Jaang mengawali hari pertamanya kerja sebagai walikota Samarinda dengan menghadiri kegiatan sosial khitanan massal di Rumah Sakit Hermina Jl Teuku Umar, Minggu (24/6/2018) pagi.

Jaang mengaku gembira melihat anak anak mengikuti kegiatan khitanan massal yang diikuti sebanyak 540 anak dilaksanakan pihak RS Hermina bersama beberapa lainnya.

“Jangan hanya pihak RS Hermina dan Bank Kaltim juga RRI yang masuk surga, kita juga dari Pemkot mau masuk surga. Kita siap membantu kegiatan sosial ini, kan ada dana infaq pegawai bisa membantu kegiatan sosial ini,” ucap Jaang.

Bukan hanya khitanan massal, Jaang juga mengapresiasi kegiatan sosial lainnya seperti donor darah yang terlaksana sebagai rangkaian dari opening RS Hermina. Jaang juga merasa senang RS Hermina yang oleh dirinya sendiri melakukan peletakkan batu pertamanya sudah bisa berfungsi memberikan layanan kesehatan.

“Kita tahu rumah sakit umum, rumah sakit pemerintah maupun puskesmas tentunya ada jenjang pelayanan yang berbeda. Rumah sakit ini juga mendekatkan masyarakat, yang berada di wilayah Sungai Kunjang bukan di tengah kota,” tutur Jaang.

Selain itu, sebutnya membantu pertumbuhan ekonomi di sekitarnya, termasuk terciptanya lapangan kerja bahkan persoalan lalu lintas dimana sehingga tidak semuanya menumpuk di perkotaan yang akan menciptakan kemacetan.

“Coba lihat di luar, warung makan juga sudah berdiri. Belum lagi sektor ekonomi lainnya,” terang Jaang yang didampingi Staf Ahli Ninan Endang Rahayu, Asisten II Endang Liansyah, kepala Diskominfo Samarinda Aji Syarif Hidayatullah, kepala DPMPTSP Ahkmad Maulana.

Menurutnya, selain fungsi rumah sakit yang disini juga mendekatkan pelayanan masyarakat dan multiplier effect lainnya, merupakan kebanggaan seorang kepala daerah ketika ada investor masuk. “Bukan untuk kepentingan pribadi. Hal ini selalu saya jaga betul. Selalu saya katakan ke dokter Antoni (Pihak manajemen rumah sakit Hermina, red), jangan kasih apa apa. Kalau sudah berhubungan dengan kesehatan, dengan masyarakat bawah, selalu saya jaga. Jangan kasih saya fasilitas layanan kesehatan di sini, yang penting warga saya bisa dilayani dengan baik,” tegas Jaang.(*/kmf2)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.