ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Polres Kubar Gelar Doa Bersama

June 25, 2018 by  
Filed under Serba-Serbi

Share this news

SENDAWAR – Menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018, jajaran Polres Kutai Barat (Kubar) menggelar istighosah untuk memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa di lapangan olah raga Mapolres Kubar, Sabtu (23/6/2018).

Bupati Kubar FX. Yapan dalam kesempatan tersebut berharap suksesnya agenda politik kaltim yaitu Pilgub 2018 pada tanggal 27 Juni mendatang berjalan aman, tentram, damai dan kondusif.

“ Saya sangat mengapresiasi sekali kegiatan doa Istighosah yang dilakukan oleh Polres Kubar ini,” kata Yapan..

Yapan juga yakin masyarakat sudah bijaksana dalam mengawal demokrasi untuk memilih calon pemimpin Kaltim 5 tahun kedepan.

“Kita boleh berbeda pandangan politik, dalam memilih Cagub dan Cawagub yang dianggap mampu mendedikasikan dirinya demi tercapainya perjuangan rakyat di Kaltim ini,” ujar Yapan.

Yapan mengingatkan, apapun pilihan Cagub, rakyat harus tetap bersatu dalam lagkah suksesnya agenda Pilgub Kaltim 2018 ini. Harus menjunjung tinggi sikap saling menghormati dan menghargai satu sama lain, jangan sampai dengan pilihan yang beda dapat merusak tali silaturrahmi bahkan kekeluargaan dan persaudaraan terpecah belah.

Sementara itu Kapolres Kubar AKBP I Putu Yuni Setiawan mengatakan, pihaknya berharap partai politik hendaknya bersaing secara bersih dan sportif tanpa mengganggu partai yang lainya, demi terwujudnya demokrasi yang aman dan kondusif.

“Saya mengimbau kepada masyarakat Kubar maupun Mahulu, agar kiranya dapat menggunakan hak suaranya dengan benar, jangan sampai golput, karena satu suara bisa menentukan pemimpin Kalimantan Timur 5 tahun kedepan,” pesan Yuni Setiawan. (arf)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.