DKP3A Kaltim Kembangkan Industri Rumahan Perempuan Bontang

May 23, 2018 by  
Filed under Kalimantan Timur

VIVABORNEO.COM, Bontang – Sebanyak 132.540 jiwa atau 8,1 persen dari jumlah penduduk perempuan Kalimantan Timur (Kaltim)  berstatus sebagai kepala rumah tangga yang secara umum berasal dari keluarga miskin dan berpendidikan rendah.

Rata-rata pekerjaan yang digeluti adalah  sektor informal  yang tidak membutuhkan keahlian tertentu seperti pembantu rumah tangga, buruh dan sebagainya, berusia 45 tahun keatas.

Kepala Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim,  Halda Arsyad, melalui Kabid Kesetaraan Gender Mahrita, mengatakan tiga alasan perlu dilaksanakannya kebijakan peningkatan produktivitas ekonomi perempuan (PPEP) yaitu pemenuhan hak ekonomi perempuan, kontribusi perempuan terhadap peningkatan pendapatan keluarga dan pengembangan produktivitas.

Kegiatan peningkatan produktivitas ekonomi perempuan sudah dilaksanakan sejak 2004 – 2014. Kebijakan pengembangan Industri Rumahan (IR) melalui sistem ekonomi rumah tangga adalah lanjutan PPEP dalam kurun waktu 2016 – 2019.

“2016 penguatan PPEP  berfokus pada ketenagakerjaan dan UKM, 2017 Penguatan IR pada kualitas melalui iptek, 2018 Pengembangan IR pada akses pembiayaan, dan 2019 Peningkatan  IR untuk masuk menjadi usaha kecil berkualitas,” ujarnya.

Mahrita menyebutkan tantangan yang dihadapi adalah minimnya pendidikan dan keterampilan kewirausahaan  (entrepreneur)  bagi angkatan kerja sehingga kurang mampu membuka lapangan kerja baru.

Perempuan dalam pengolahan hasil perikanan atau pertanian yang tidak berkembang dengan baik karena perempuan untuk masuk lapangan kerja tanpa persiapan dan ketrampilan yang cukup.

Selain itu peningkatan pendampingan lintas sektor secara berkelanjutan, untuk peningkatan kualitas produk, inovasi baru, dan jejaring untuk pemasaran produk.

“Contoh nyata yang telah kita lakukan adalah dengan mengadakan Penyuluhan Bagi Kepala Rumah Tangga Perempuan Dalam membangun Keluarga di Bidang Ekonomi di diikuti sebanyak 50 peserta dari 15 kelurahan, berlangsung di Kantor Kelurahan Bontang Baru, Senin 14 Maret 2018,” katanya.

Narasumber pada kegiatan ini antara lain Kabid Kesetaraan Gender Mahrita, dengan materi Kebijakan Pemprov Kaltim bagi Peningkatan Produktivitas Ekonomi Perempuan  dalam Mengembangkan Industri Rumahan, dan Tenaga Pendamping Disperindagkop Kota Bontang  dengan materi praktek pembuatan empek-empek. (vb/dell)

 

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.