PKP Kaltim Lakukan Sosialisasi Jelang Lomba PCTA

April 2, 2018 by  
Filed under Politik dan Pemerintahan

Samarinda VIVABORNEO.COM, Perwakilan Kementerian Pertahanan (PKP) Provinsi Kaltim akan kembali menggelar  lomba Parade Cinta Tanah Air (PCTA). Lomba PCTA merupakan kegiatan yang telah dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) sejak tahun 2012.Kepala PKP Katim Brigjen TNI Rukman Ahmad mengatakan, PCTA setiap tahun diikuti oleh perwakilan mahasiswa, dan pelajar SMA di seluruh Indonesia.

“Melalui kegiatan Lomba PCTA ini diharapkan karakter kebangsaan, cinta tanah air untuk generasi muda Indonesia akan semakin tertanam,” ujarnya.

Melalui penyelenggaraan kegiatan Lomba PCTA tersebut, sampai saat ini Kemhan telah membentuk Ikatan Alumni PCTA di setiap provinsi sebagai kader bela negara di lingkungan pendidikan yang dibina oleh Kemhan dan didukung oleh Pemda serta TNI.

Sebagai langkah awal, PKP Kaltim telah melakukan sosialisasi di beberapa sekolah dan perguruan tinggi di Kaltim diantaranya, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Samarinda, Stikes Wiyata Husada Samarinda, Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda.

Selain itu juga dilaksanakan di STIMIK Wicida Samarinda  dan Universitas Trunajaya Bontang. Sementara untuk tingkat SMA/sederajat diantaranya, SMAN 1 Samarinda, SMAN 10 Samarinda, SMAN 1 Tenggarong, SMAN 2 Tenggarong dan SMAN 1 Bontang. Lomba PCTA diperkirakan akan berlangsung pada triwulan II atau III tahun 2018.

Kegiatan sosialisasi yang melibatkan partisipasi aktif elemen masyarakat dari generasi muda Indonesia seperti ini juga merupakan salah satu bentuk upaya yang dilakukan oleh Kemhan dalam mengatasi dan menangkal ancaman non militer yang merupakan ancaman nyata pertahanan negara saat ini. (vb/rdg)

 

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.