Dana Desa Dimungkinkan Untuk Bidang Kesehatan

March 27, 2018 by  
Filed under Politik dan Pemerintahan

SAMARINDA – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim, Mohammad  Jauhar Efendi menyebutkan dua sektor yang menjadi prioritas penggunaan dana desa memungkinkan digunakan untuk pembangunan bidang kesehatan.“Penggunaan dana desa hanya dapat digunakan pada sektor pembangunan dan sektor pemberdayaan masyarakat. Padahal ada empat sektor urusan wajib pemerintahan desa atau kampung. Nah kedua sektor dimaksud semuanya memungkinkan diarahkan untuk pembangunan bidang kesehatan,” ujar Jauhar saat menjadi pemateri pada Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Kaltim 2018, di Ruang  Rembulan RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda, Senin (26/3/18).

Lanjutnya, penggunaan desa secara bijak dapat membantu pemerintah meningkatkan tarap kesehatan masyarakat di desa. Termasuk di dalamnya terkait penanganan isu strategis nasional soal stunting atau anak dengan tubuh kerdil akibat kurang asupan gizi.

Program pembangunan misalnya, bisa dimanfaatkan untuk membangun Posyandu maupun Polides untuk pelayanan kesehatan masyarakat. Sedangkan program pemberdayaan masyarakat yang diarahkan untuk kesehatan masyarakat bisa melalui pemberian insentif kader posyandu, program pemantauan pertumbuhan kembang anak, serta promosi hak dan perlindungan anak.

“Yang jelas diharapkan untuk itu. Termasuk sektor penunjannya yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat seperti penyediaan air bersih dan kampanye hidup bersih dan sehat. Selama ini kecenderungannya banyak habis untuk pembangunan fisik,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan  Kaltim, Rini Retno Sukesih  menilai pembangunan kesehatan memang seharunya dilakukan lintas sektor.

Sebagai contoh terkait intervensi kasus stunting. Dinkes Kaltim sudah melakukan upaya lintas sektor di wilayah yang menjadi lokasi khusus (lokus) kasus stunting tersebut.

“Teranyar kita bekerjasama dengan DPMPD mendatangi lokus stunting untuk sosialisasi terkait penanganannya. Kedepan kerjasama seperti ini diharap terus dilakukan untuk peningkatan kualitas kesahatan masyarakat,” harapnya.(vb/arff)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.