Pembangunan Jembatan Teluk Balikpapan Dijadwalkan April  

March 8, 2018 by  
Filed under Ekonomi & Bisnis

 

PENAJAM, Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Awang Faroek Ishak mengatakan diperkirakan bulan April akan dilakukan pemancangan tiang pertama pembangunan JembatanTol Teluk Balikpapan-Penajam.

Menurut Awang Faroek, saat ini progres pembangunan jembatan Tol Teluk Balikpapan telah memenuhi seluruh persyaratan yang dibutuhkan.Kini tinggal menunggu persetujuan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono saja.

“Mudah-mudahan kepastian itu segera kita peroleh, sehingga paling lambat bulan april 2018 mendatang pelaksanaan Ground Breaking di PPU tersebut sudah dapat dilaksanakan,“ kata Awang Faroek Ishak kepada Bupati PPU, Yusran Aspar, dalam pertemuan (Audiensi) yang dilaksanakan, Rabu, (7/3/18) di Kantor Gubernur Kaltim.

Gubernur Awang Faroek juga mengaku bersyukur mimpi untuk menghubungkan PPU dan Balikpapan melalui pembangunan jembatan tol tersebut akan segera terealisasi. Jembatan ini kata Awang, memang bukan untuk era sekarang saja, tetapi untuk generasi masa depan.

“Bupati Yusran Aspar adalah kepala daerah yang memiliki visi sama dengan saya. Kami membangun untuk masa depan, pembangunan lebih banyak dikerjakan dengan sistem multiyears sehingga pembangunan itu tidak dapat dilaksanakan secara instans,” kata Awang Faroek.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Bupati PPU, Yusran Aspar juga mengharapkan paling tidak lanjutnya,  pembangunan itu dimulai sebelum masa jabatan dirinya sebagai bupati  maupun Awang Faroek Ishak sebagai Gubernur Kaltim berakhir  Desember 2018.

“Pelaksanaan Ground Breaking merupakan jawaban bahwa pembangunan jembatan tol Teluk Balikpapan yang menghubungkan PPU dengan Balikpapan ini bukanlah sebuah mimpi atau khayalan belaka. Namun adalah sebuah kenyataan yang telah ada didepan mata kita,” kata Yusran Aspar.(vb/bur/yul)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.