“Mini University” Bank Indonesia Kaltim Turut Tingkatkan Ekonomi Daerah

January 17, 2018 by  
Filed under Profil

VIVABORNEO.COM, Mini University merupakan salah satu program nyata Bank Indonesia dalam merespon banyaknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terjadi pada sektor pertambangan di Kaltim pada tahun 2014-2015 lalu.
Tingginya angka PHK tersebut disebabkan oleh anjloknya harga batu bara secara global sehingga banyak perusahaan tambang yang merumahkan pegawainya.

Mini University sendiri adalah sebuah Program Wirausaha Bank Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, public skill dan kapasitas UMKM lokal sehingga dapat mengembangkan potensi ekonomi daerah.

Kepala Perwakilan KPw BI Kaltim, Muhammad Nur berharap bahwa lulusan Mini-U bisa kembali mendorong  perekonomian Kaltim.

“Program pelatihan didesain menyerupai kelas bisnis professional dimana setiap pertemuan kelas diberikan materi, pekerjaan rumah dan pembahasan studi kasus atau success story yang disampaikan oleh praktisi bisnis, dosen, perbankan dan birokrat terkait,” tegas Nur, usai  acara, Se;asa, (16/1/18).

Mini University sudah dimulai sejak tahun 2016, pada saat itu peserta didik yang terdaftar mencapai 40 peserta dan telah meluluskan sebanyak 30 peserta di akhir pembelajaran.

Pada tahun 2017, KPw BI Kaltim kembali membuka kelas Mini University dengan jumlah pendaftar yang meningkat cukup signifikan.

Tercatat lebih dari 500 orang yang mendaftar di setiap batchnya dan bersaing untuk memperebutkan 80 kursi.

Sampai dengan tahun 2017 telah diluluskan sebanyak 350 peserta Mini University dan dari jumlah tersebut, saat ini sebanyak 97% sudah mempunyai kegiatan usaha.

Perkuliahan Mini University diselenggarakan setiap hari Sabtu dari jam 08.00-14.00 WITA selama 2 bulan, terbagi dalam 2 (dua) kelas yaitu kelas BI Preneurs Beginner Class dan BI Preneurs Intermediate Class, yang dimana setiap kelasnya diikuti 40 peserta.

“Antusiasme masyarakat juga terlihat dari asal peserta yang tidak hanya berasal dari kota Samarinda, namun juga berasal dari Kota Bontang, Kota Balikpapan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Kutai Timur, dan Kabupaten Penajam Paser Utara,” jelas M. Nur.

Program Mini University 2017 mendapat banyak apresiasi dari stakeholder. Market Place seperti OLX, Shopee, Bukalapak.com dan Tokopedia.

“Terakhir KPw BI Kaltim  mendapat undangan dari Dewan Pengurus Pusat Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (DPP-PDDI) untuk mendiseminasikan Program Mini University  yang dilakukan selama tahun 2017 di kantor DPP-PDDI Jakarta pada tanggal 4 Januari 2018,” tambah Nur.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi & Keuangan Daerah, Yadi Robyan Noor meminta BI Kaltim terus melanjutkan program yang turut mambantu pemerintah daerah untuk mendorong akselerasi pembangunan di Kaltim.(vb/yul/foto:dokBI)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.