Jauhar Efendi Terima Satyalancana Karya Satya 30 Tahun

January 12, 2018 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim, Mohammad Jauhar Efendi menerima  penghargaan Presiden RI berupa Satyalancana Karya Satya dalam rangka Peringatan HUT Pemprov Kaltim ke-61, Rabu (10/1/18).

Jauhar Efendi menerima tanda jasa Satyalancana Karya Satya ini karena pengabdiannya selama 30 bekerja dengan penuh pengabdian dan kesetiaan sebagai PNS.

“Kalau (penghargaan) 30 tahun disamping syukur, bersedih juga karena (sudah) menjelang pensiun atau purna tugas sebagai PNS,” ujar Jauhar Efendi ketika ditemui seusai menerima Penghargaan Satyalancana Karya Satya 30 tahun, di Pendopo Lamin Etam Kantor Gubernur.

Menurutnya, terpenting dari penghargaan bagaimana sebagai PNS mampu menjadi teladan bagi yang lain di lingkungan kerjanya. Dirinya  berharap penerima penghargaan bisa menjadi penyemangat PNS lainnya agar dapat menunjukan kinerja terbaik dalam memberikan pelayanan publik.

“Kebetulan dari DPMPD ada lima orang termasuk saya yang menerima Satyalancana Karya Satya 30 tahun empat orang dan 20 tahun satu orang. Mari kita terus tingkatkan kinerja dan prestasi untuk mewujudkan visi Pembangunan Kaltim Maju 2018,” serunya.

Pada kesempatan itu, Jauhar juga mengingatkan jajaranya untuk menindaklanjuti instruksi Gubernur Kaltim saat penyerahan Satyalancana Karya Satya terkait netralitas PNS. Semua diajak menjaga netralitas sebagai PNS dalam mengawal Pilgub Kaltim 2018.

“Ini tahun politik. Pak gubernur mengingatkan pentingnya menjaga netralitas PNS agar pelaksanaan Pilgub lancer dan aman,” sebutnya.

Pada HUT Provinsi Kaltim ke-61, diserahkan Satyalancana Karya Satya bagi 218 PNS lingkup Kaltim. Rinciannya,  89 orang menerima Satyalancana Karya Satya 30 tahun, 52 orang menerima penghargaan  20 tahun, dan 77 orang menerima Satyalancana Karya Satya 10 tahun.

Khusus dilingkungan DPMPD Kaltim, Mohammad  Jauhar Efendi menerima Satyalancana Karya Satya 30 tahun, Musa Ibrahim 30 tahun, Riani Tisna Dewi  30 tahun, Ardiansyah  30 tahun, dan Surya Dharma Herman menerima 20 tahun.(vb/arf)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.