Porprov 2018 Mundur Bulan Desember

January 11, 2018 by  
Filed under Olahraga Lain

SANGATTA-Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI/Kaltim Kutai Timur (Kutim) 2018 ngeluruk melakukan koordinasi terkait lanjutan persiapan penyelenggaraan event pesta olahraga kabupaten/kota se Kaltim  4 tahunan tersebut. Dipimpin langsung Ketua PB Porprov yang juga Bupati Kutim Ismunandar bertemu dengan Ketua KONI Kaltim Zuhdi Yahya di Hotel Mesra Samarinda.

Akhirnya disepakati penetapan pelaksanaan Porprov jatuh pada minggu pertama di Bulan Desember sebagai jadwal perguliran agenda gelaran Porprov. Sebelumnya direncanakan di pertengahan November. Ismunandar menerangkan belum adanya bantuan dana dari Pemprov Kaltim turut berimbas kepada proses koordinasi kegiatan. Namun dirinya optimis berkomitmen bahwa Porprov Kaltim dengan tuan rumah Kutim tetap akan digelar.

“Kami memilih pelaksanaan pada Desember karena di akhir Tahun 2018 sangat ideal, baik secara persiapan seluruh daerah selaku peserta maupun Kutim,” jelasnya.

Selain menetapkan waktu pelaksanaan, juga dibahas soal persiapan terkait venue. Laporan terkini, saat ini pembangunan masih dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) dalam pengawasan Bidang Sarana Prasana (Sapras) PB Porprov yakni seperti kolam renang, gedung bela diri, sirkuit, dan lapangan tembak.

“Sudah progres, menurut perhitungan venue akan selesai sebelum Desember. Dengan target bisa digunakan untuk menggelar pertandingan,” sambungnya.

Terkait cabang olahraga (cabor) layar dihelat di Berau. Kemudian hoki, bowling, dan softbol dipindahkan ke Bontang. Sedangkan cabor senam di Samarinda. Namun tidak menutup kemungkinan cabor yang dilaksanakan diluar Kutim akan bertambah. Sebab melihat perkembangan PB Poprov mendata ulang dengan menghitung ulang bersama technical delegate (delegasi teknis) cabor dan tim pengarah pengawas Porprov.

“Sesuai hasil rapat per tanggal 7 Januari, sudah kami tentukan secara pasti venue-venue dari tiap cabor. Kemudian ada lanjutan pertemuan kembali bersama KONI Kaltim di akhir Januari demi koordinasi selanjutnya,” papar Ismu.

Sementara itu, melihat alokasi Pemprov Kaltim yang terbilang kecil tak membuat asa Kutim menjadi tuan rumah Poprov VI/Kaltim putus harapan. Dikatakan Ismunandar bersam jajaran PB Porprov segera melakukan audiensi dengan Gubernur Awang Faroek Ishak membahas problem yang dihadapi, sembari ada jalan keluar mendapatkan opsi terbaik.

“Mungkin karena defisit akhirnya Pemprov Kaltim sedang terfokus pada pelaksanaan Pilgub Kaltim 2018, jadi terlupa,” kata Ismu.

Dari Porprov sebelumnya, Pemprov Kaltim selalu intens memberikan bantuan kepada daerah yang menjadi tuan rumah. Namun, 11 bulan jelang pelaksanaan Poprov bantuan bagi Kutim belum terlihat jelas secara maksimal. Sehingga efisiensi harus dilakukan sejak dini agar Poprov tetap seimbang dan bisa berjalan sukses.

“Katim tetap komitmen, sebagian besar cabor akan dilaksanakan di Kutim. Semoga segera ada jalan keluar,” harap Ismu.

Sebagai gambaran Kutim menjadi daerah paling gemuk dalam hal jumlah cabor yang dipertandingkan. Disepakati terdapat 53 cabor di Poprov VI/2018, berkaca pada Poprprov V/2014 di Samarinda ada 43 cabor. (ir)

 

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.