ICMI Muda Lawan Persekusi oleh Otoritas Hongkong

December 29, 2017 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

VIVABORNEO.COM, Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda  sangat prihatin terhadap penolakan yang menimpa ustad Abdul Somad oleh otoritas Pemerintah Hongkong yang terjadi Sabtu (23/12/17).

Ketua Presidium ICMI Muda Pusat,   DR, Ahmad Zakiyuddin mengungkapkan bahwa Ustad Abdul Somad merupakan tokoh umat Islam yang ramah dan damai. Dia bukan sosok radikal yang patut ditakuti oleh negara manapun.

Persekusi Ustad Abdul Somad di Hongkong  tersebut tentu sangat  mencederai sebagian kaum muslimin yang berjuang untuk perdamaian. Penolakan tersebut menurut Zaki, sapaan akrabnya,  jelas merupakan penghinaan bagi kaum muslimin Indonesia karena Ustad Abdul Somad adalah tokoh panutan yang di hormati.

Dalam siaran persnya, ICMI Muda menyatakan sikap :
1. ICMI Muda menyatakan  protes keras terhadap persekusi Ustad Abdul Somad yang dilakukan otoritas Hongkong.

  1. Pemerintah jangan  diam saja menyikapi persekusi tokoh agama oleh otoritas Hongkong. Semua pihak yang berkepentingan  memiliki tanggungjawab untuk menjelaskan kepada rakyat. Begitu  juga Menlu  harus bisa menjelaskan bagaimana kejadian tersebut bisa terjadi.
  2. ICMI Muda menghimbau agar umat Islam bersatu dan tidak terpancing oleh pihak-pihak yang melakukan provokasi. Ummat Islam harus solid dalam membela para Ulama. Rapatkan barisan dan wujudkan ukhuwah Insaniyah ,ukhuwah basoriah dan ukhuwah islamiyah.
  3. ICMI Muda Mendesak Kemenlu RI untuk menyampaikan nota protes terhadap kejadian tersebut, Kemenlu diharapkan dapat memberikan penjelasan kepada umat Islam, khususnya yang mengundang Ustad Abdul Somad di Hongkong dan umumnya umat Islam Indonesia alasan penolakan ustad Somad . Jangan sampai menimbulkan isu SARA di dalam negeri yang dapat memicu kegaduhan sosial.

Penolakan masuk Ustad Somad ke Hongkong oleh otoritas setempat membuat ceramah di hadapan para Tenaga Kerja Indonesia batal, Ustad Abdul Somad dipulangkan setelah menjalani introgasi selama 1 jam, menggunakan pesawat yang sama.(vb/yul/*/foto:ist)

 

 

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.