Stok Sembako Aman Jelang Natal dan Tahun Baru

December 11, 2017 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Menjelang Natal dan tahun baru 2018,  stok (persediaan)  kebutuhan barang pokok di Kaltim  masih aman. Bahkan  untuk 4 hingga  5 bulan ke depan.  Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Kaltim Fuad Asaddin mengatakan, berdasarkan pantauan pada pasar-pasar besar di Kaltim, stok sembako masih aman. Demikian  juga perkembangan harga, baik harga beras, gula, minyak goreng maupun kebutuhan lainnya.

Fuad Asaddin menyampaikan, harga beras medium  yang telah ditetapkan  Rp9.950  per kg dan berdasarkan laporan  yang masuk rata-rata masih Rp10.000 per kg. Kenaikan sekitar Rp50 masih dalam batas normal.

“Kemudian harga beras premium Rp13.300 per kg.  Berdasarkan pantauan kami  rata-rata masih Rp12.333 per kg. Artinya masih dibawah harga eceran tertinggi (HET). Begitu juga harga gula pasir dan minyak goreng, masih stabil,” kata Fuad Asaddin.

Sementara untuk harga daging beku saat ini masih berkisar Rp95.000 per kg. Sedangkan ayam kampung Rp38 ribu sampai Rp40 ribu, harga telur  boiler berkisar Rp23 ribu sampai Rp25 ribu per kg, telur ayang kampung berkisar antara Rp36 ribu sampai Rp40 ribu per kg. Harga  bawang merah berkisar Rp23 ribu sampai Rp25 ribu per kg,  bawang putih Rp21 ribu per kg. Secara keseluruhan kenaikan harga tidak signifikan.  Namun harus dipahami masyarakat, bahwa pemerintah sudah bekerja keras untuk melakukan antisipasi agar tradisi kenaikan harga setiap hari-hari besar keagamaan tidak terjadi.

“Oleh karena itu pola pikir masyarakat harus diubah, bahwa setiap menjelang hari-hari besar keagamaan tidak ada kenaikan harga kebutuhan, karena sebelumnya kita sudah melakukan antisipasi terkait stok kebutuhan pokok. Masyarakat diimbau tidak perlu resah dan kalut tetapi harus bijak. Belilah kebutuhan sesuai kebutuhan saja dan jangan berlebihan,” kata Fuad.

Partisipasi dan laporan masyarakat sangat diperlukan jika terjadi kenaikan harga akibat kekosongan stok, sehingga bisa dilakukan antisipasi pencegahan dan tidak menimbulkan dampak lainnya.

“Kita harapkan masyarakat bisa  memantau dan melaporkan bila ada kenaikan akibat kelangkaan kebutuhan karena keterlambatan pendistribusian kebutuhan bahan pokok, sehingga bisa secepatnya dilakukan antisipasi, khususnya pada daerah-daerah  yang rawan,” pinta Faud Asaddin.

Stok barang dan kebutuhan pokok masih aman sampai 4-5 bulan ke depan. Beras Bulog 15.899 ton, beras Non Bulog 199.235 ton, gula pasir 49.878  ton, minyak goreng 31.120 ton, mentega 6,620 ton,  jagung pipilan 10.464, tepung terigu 33.645 ton, kacang kedelai 11.532 ton, telur ayam 14.565 ton, daging sapi 6.125  ton dan daging ayam 12.875 ton, susu bubuk 11,708 ton, garam beryoduim 1.200 ton. (sam)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.