FAJI Kaltim Puji Venue Jeram Rantau Pulung

November 27, 2017 by  
Filed under Olahraga Lain

SANGATTA-Tuntas sudah gelaran Kejuaraan Provinsi (Provinsi) atau Pra Pekan Olahraga Provinsi (Pra Porprov) Arung Jeram se-Kaltim yang dipusatkan di area hulu Sungai Sangatta Kecamatan Rantau Pulung sejak Kamis (23/11) hingga Minggu (26/11) lalu. Hasilnya venue ini dinilai sudah layak menggelar pertandingan Porprov VI/Kaltim 2018 mendatang.

Menurut Ketua Harian Pengprov Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kaltim Yudi Hendrawadi mengatakan lokasi Sungai Sangatta di Rantau Pulung ini memuaskan karena memiliki potensi sungai dengan riam bervariasi ditunjang dengan akses jalan berdekatan dengan jalan raya.

“Sebagai perbandingan, lokasi arung jeram di Jawa dan Sumatera butuh waktu dua jam paling sedikit untuk mencapainya. Di sini kurang lebih 30 menit dari ibukota Sangatta. Potensi ini tentu harus dijaga,” ucap Yudi saat saat penutupan Kejurprov.

Jelang Porprov Kaltim tahun depan, FAJI Kaltim bekerjasama dengan FAJI Kutim melakukan persiapan matang dengan melakukan survei lokasi venue yang tepat, baik dari akses menuju lokasi, titik start dan finish hingga melibatkan masyarakat setempat.

Menanggapi hasil Pra-Porprov, kontingen Kutim keluar sebagai juara umum, Yudi menilai wajar setelah melihat persiapan Pengkab FAJI Kutim sebagai hal yang pantas didapatkan. Ia juga mengapresiasi partisipasi pengurus dan atlet kabupaten/kota lain sehingga memperkaya potensi kemajuan arung jeram Kaltim.

“Mencermati hasil Pra-Porprov ini, kami memiliki rasa kebanggaan dan optimis karena kita punya atlet yang punya potensi bermain di level nasional maupun atlet masa depan,”ucapnya.

Sebagai catatan, FAJI Kaltim tengah menginventarisir sungai berpotensi jeram lain seperti di Mahakam Ulu (Mahulu) dan Kutai Barat (Kubar). Organisasi dibawah komando Veridiana Wang ini merancang program pembinaan atlet berdasarkan zona wilayah untuk memudahkan akses dari kabupaten/kota.

“Jadi seperti atlet dari Bontang bisa latihan di Kutim untuk arung jeram karena jarak antar kota berdekatan. Setiap sungai kan juga berbeda tantangannya sehingga bisa saja di-rolling,” jelasnya.

Ketua Pengkab FAJI Kutim Irwan Fecho mengaku setelah anak didiknya keluar sebagai juara umum cukup  diluar dugaan. Pengurus cabor terbilang baru. Kemudian mencetak atlet dalam waktu singkat melalui proses seleksi di sekolah dan latihan yang padat.

“Ini patut disyukuri kerja keras menghasilkan prestasi. Tapi pra-porprov ini kami jadikan langkah pertama, kami akan mengevaluasi atlet dan terus berlatih. Bukan membuat kami terlena justru tambah semangat,” tuturnya.

Prestasi ini juga akan disampaikan pada Bupati Kutim dan KONI Kutim sehingga dukungan layak diberikan baik dari segi kesiapan venue, infrastruktur pendukung seperti alat hingga pembinaan SDM. Disisi lain tim arung jeram Kutim juga diproyeksikan unjuk gigi di Kejurnas  pada nomor Youth dan Junior pada bulan Desember mendatang.(ir)

 

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.